
Bitung – Keluarga besar Partai Solidaritas Indonesia Sulawesi Utara kini ketambahan amunisi baru. Seorang dengan latar belakang kebangsaan Belanda Robert Welhelmus Sinke yang telah menjadi Warga Negara Indonesia sejak 2008 menyatakan kesediaannya untuk bergabung.
Hal itu dikonfirmasi langsung Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Pangemanan kepada BeritaManado.com, Minggu (17/9/2017) siang. Menurutnya, pria yang akrab disapa Rob Sinke itu juga memiliki latar belakang sebagai tokoh lingkungan hidup Indonesia dan pengusaha sekaligus pemilik Divers Lodge Lembeh, Weda Reef & Resort, Sawai Ecotourism Foundation & Magic Bay Villa at Rao Island.
Rob Sinke sendiri memilih bergabung dan bersedia menjadi Pembina PSI Kota Bitung. Bahkan bersamaan dengan itu dirinya mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif untuk Pemilu tahun 2019 mendatang.
“Saya dan teman-teman pengurus PSI Bitung diundang langsung Rob Sinke di Divers Lodge Lembeh. Disana kami berbincang santai tentang banyak hal yang intinya perjuangan melawan korupsi dan intoleransi. Kami salut dengan kontribusinya menjaga lingkungan hidup,” ujar Pangemanan.
Ditambahkannya, pria kelahiran Rotherdam itu memiliki kecerdasan, jiwa peduli dan merakyat. Pantas dan tidak salah jika orang dengan kepribadian seperti itu bergabung dengan PSI. Dia juga punya fokus pada lingkungan dan pendidikan.
Semetnara itu, pengurus PSI Kota Bitung Donly Bilote dan Refly Ombong menyambut dengan penuh keterbukaan bergabungnya Rob Sinke, sambil berharap akan banyak ide brilian tercetus bersama PSI kedepan untuk membangun Indonesia. (frangkiwullur)

Saya sangat senang dan bangga karena PSI menerima saya sebagai anggota. Setelah putusan di sidang melawan Ahok saya benar-benar tertekan dan semua harapan yang saya miliki untuk Indonesia yang lebih baik sudah tidak ada lagi. Tapi saya pikir PSI bisa menjadi kekuatan baik yang kita butuhkan. Sebuah gerakan yang baik, orang muda berbakat. Terlalu banyak gadis dan wanita berbakat yang tidak menggunakan keterampilan dan talenta mereka untuk berpartisipasi dalam pengelolaan negara kita. Karena itulah yang harus sebenarnya dilakukan di politik: kelola desa, kota, provinsi dan negara kita. Saya melihat PSI sebagai sebuah gerakan, yang ingin memperjuangkan kebebasan berekspresi, kesatuan dalam keragaman dan toleransi. Sebuah gerakan yang tidak menolak mencari solusi baru, hanya karena kita selalu “melakukannya dengan cara ini”. Dan tidak mau menerima segala bentuk korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia universal. Jika Anda mendukung gagasan ini dan menginginkan Indonesia yang lebih baik, jangan menyembunyikannya. Jangan takut untuk “terlibat dalam politik”. Jujur saja untuk diri sendiri, keluarga, teman dan jaringan sosial Anda. Tunjukkan di FB, Twitter dan Instagram bahwa Anda mendukung gagasan PSI. Mintalah teman Anda untuk melakukan hal yang sama dan pada tahun 2019 kita akan mengalami revolusi mental kita.