Berita Utama

Sejarah Likupang Raya – Kabupaten Minahasa Utara yang Kini Viral Setelah Ditetapkan KEK Likupang (Bag-1/bersambung)

Sejarah Likupang Raya - Kabupaten Minahasa Utara yang Kini Viral Setelah Ditetapkan KEK Likupang (Bag-1/bersambung)
Likupang (ist)

DULUNYA Likupang disebut Linekepan.

Linekepan adalah kata yang berasal dari bahasa Tounsea ‘Linekep’ yang artinya ‘tenggelam’.

Pelafalannya kemudian menjadi ‘Likupang’ sampai saat ini.

Istilah Linekepan yang berarti ‘tenggelam’ ditetapkan pendiri daerah ini (dotu-dotu) berdasarkan kondisi saat itu.

Pada waktu-waktu tertentu saat bulan purnama, yaitu ketika air laut pasang seringkali membuat pemukiman terendam air dan bila dilihat dari kejauhan perkampungan Likupang saat itu seperti tenggelam.

Adapun nama perkampungan ini awalnya oleh para Dotu disebut Minawanua Linekepan.

Likupang saat itu merupakan suatu wilayah yang terletak di paling ujung utara tanah Tounsea, salah satu suku yang mendiami tanah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Lokasi awal mula pemukiman diperkirakan ada di Dusun Kijang, Desa Likupang Satu, cukup dekat dengan sungai besar yang masih ada sampai saat ini dan disini terdapat banyak waruga baik yang masih nampak maupun yang diduga sudah tertimbun dalam tanah.

Sejarah Likupang Raya - Kabupaten Minahasa Utara yang Kini Viral Setelah Ditetapkan KEK Likupang (Bag-1/bersambung)
Banyak waruga peninggalan nenek moyang pendiri Likupang yang tidak terawat karena lokasi pemukiman ini sudah menjadi hutan (ist)

Likupang pernah menjadi satu Kecamatan Likupang yang beribukota di Desa Likupang Dua.

Saat ini, Likupang menjadi tiga bagian yaitu Kecamatan Likupang Timur, Kecamatan Likupang Barat dan Kecamatan Likupang Selatan.

Selanjutnya dalam pengusulan adanya Kecamatan Likupang Induk/ Likupang Tengah dan Kecamatan Likupang Kepulauan hal ini terkait persiapan pemekaran menjadi Kabupaten atau Kota Likupang Raya.

Bermula dari DAS dan Marawuwung

Jika diuraikan sejarah munculnya Likupang yaitu bermula dari suatu tempat pemukiman yang terletak ditepian sungai (DAS; daerah aliran sungai) yang mengairi ujung tanah Tounsea.

Sungai ini bermuara ke laut utara pulau Sulawesi. Sungai ini posisinya menghadap ke beberapa pulau, yaitu pulau Bangka, pulau Gangga, pulau Talise, pulau Kinabuhutang, pulau Lihaga dan pulau Tindila.

Tempat bermuara sungai itu ada diarea yang disebut Marawuwung. Adanya proses alam menyebabkan perpindahan aliran sungai tersebut dan muaranya ke tempat seperti yang ada sekarang ini.

Keberadaan sungai ini membuat sekelompok orang dari daerah pegunungan dan hutan datang dan mendiami daerah tepiannya.

Dari waruga yang diduga berusia ratusan bahkan ribuan tahun dan masih ada sampai saat ini, terdapat relief tentang datangnya orang asing dari Barat. Itu artinya ada penduduk asli selayaknya sejarah tanah Minahasa pada umumnya.

Sejarah Likupang Raya - Kabupaten Minahasa Utara yang Kini Viral Setelah Ditetapkan KEK Likupang (Bag-1/bersambung)
Foto waruga yang diperkirakan berlokasi di pemukiman penduduk mula-mula di Likupang.

Penduduk Likupang mula-mula hidup dari berburu dan bercocok tanam.

Mereka berburu di hutan sekitar tempat mereka. Hewan yang diburu antara lain anoa (sapi hutan endemik Sulawesi), babi hutan, rusa, babi rusa, longkoy (kucing hutan), yaki (monyet Sulawesi), patola (ular sawah), kawok dan momot (tikus hutan).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara