
Bitung, BeritaManado.com – Satu tahun pasangan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menjabat, sektor infrastruktur terus digenjot.
Salah satu infrastruktur yang digenjot adalah pembangunan ruas jalan tol, termasuk tol Manado-Bitung yang baru-baru ini diresmikan kendati belum rampung 100% dan baru dioperasikan Manado-Danowudu yang merupakan keseluruhan seksi 1 serta sebagian dari seksi 2, yaitu seksi 2A Airmadidi-Danowudu.
Belum rampungnya tol sepanjang 40 Km ini dikabarkan masih terkendala berbagai persoalan pembebasan lahan serta aksi penolakan pembangunan di lokasi mata air Aerujang di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian oleh Aliansi Peduli Mata Air Aerujang.
Aliansi Peduli Mata Air Aerujang sendiri adalah gabungan dari Masyarakat Adat Danowudu, Ormas Adat, Pecinta Alam, Sekolah Sungai dan LSM yang hingga saat ini masih tetap konsisten memperjuangkan penyelamatan mata air yang menjadi sumber air bersih bagi ribuan warga Kota Bitung.
“Kami tidak menolak pembangunan tol Manado-Bitung dan itu sangat tegas kami nyatakan dari awal perjuangan. Yang kami minta hanya menggeser rencana pembangunan tol dari mata air Aerujang dan mohon ini direalisasikan,” kata salah satu perwakilan Aliansi Peduli Mata Air Aerujang, Saldy Sarendeng, Rabu (21/10/2020).
Saldy menyatakan, tuntutan mereka bukanlah hal yang sulit direalisasikan, mengingat Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono juga sepakat untuk menggeser pembangunan jalan tol dari lokasi mata air Aerujang.
“Pak menteri sudah mengunjungi lokasi mata air Aerujang dan beliau juga sependapat dengan tuntutan kami, yakni menyelamatkan dan bersama-sama menjaga mata air Aerujang,” katanya.
Untuk itu Saldy berharap, di satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf, suara Aliansi Peduli Mata Air Aerujang didengar dan direalisasikan demi kelestarian alam serta air bersih bagi masyarakat Kota Bitung.
“Kami hanya minta, Mr President tolong geser pembangunan jalan to dari mata air Aerujang. Dan kami akan tetap menyuarakan ini demi menyelamatkan mata air Aerujang,” katanya.
(abinenobm)
