
Gubernur Propinsi Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang bersama Forum Koordinasi Daerah Propinsi antara lain Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jimmy P Sinaga, Kajati Sulut, Danlantamal, serta serta sejumlah pejabat tinggi Sulut lainnya.

Rabu (26/2/2014) kunjungi Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam rangka beberapa angenda kegiatan berupa peletakan batu dasar pembangunan Kantor Satu Atap, peletakan batu dasar pembangunan jembatan Towo’e Tidore dan di tutup dengan rapat koordinasi pemantapan Pemilihan Umum 2014 di Gedung Olaraga (GOR) Manente Tahuna.
Dalam rapat koordinasi ini gubernur pilihan rakyat ini menyampaikan beberapa himbauan menyangkut tugas dan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam suksesnya pemilihan umum nanti, seperti kenetralan para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah wajib memfasilitasi kegiatan Pemilu ini seperti harus memberikan ruang bagi Panwas, KPU serta fasilitas berupa kendaraan dalam menujang penyebaran kertas suara nanti.
“Pemerintah daerah wajib memberikan fasilitas kepada KPU dan Panwas dan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak menjadi Golongan Putih (Golput) pada pemilihan legislative maupun pemilihan presiden dan wakil presiden nanti,” tegasnya.
Dikatakannya pula, selain memfasilitasi pemerintah juga harus monitoring setiap kegiatan kampanye dan setiap kegiatan yang terjadi diwilayah dan melaporkan kesetiap pimpinan secara berjenjang bahkan dirinya mengingatkan agar para PNS dilarang keras menjadi pengurus partai, karena secara aturan kepegawaian akan diberhentikan secara tidak hormat.
“Diingatkan bagi PNS jangan menjadi pengurus partai, dan terus menjaga kenetralan pada pemilihan Umum dan Presiden dan Wakil Presiden nanti,” tutupnya.
Pada kesempatan ini juga, diadakan dialog terbuka antara Gubernur dengan peserta rapat yang dipandu oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Hironimus Rompas Makagansa, MSi. (advetorial)
