Bitung – Walikota Bitung Hanny Sondakh, di mata Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang adalah sosok pemimpin tidak banyak bicara tapi banyak bekerja. Hal itu di katakan Sarundajang saat menghadiri HUT ke-22 Kota Bitung pada rapat paripurna istimewa DPRD Kota Bitung.
Penilaian Gubernur Sulut itu bukan tanpa alasan, buktinya Bitung yang dijuluki sebagai kota pelabuhan dibawah kepemimpinan Sondakh mengalami kemajuan yang sangat pesat baik dibidang pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat. Itu bisa kita lihat dengan berbagai pengharggaan yang diterima Walikota Hanny Sondakh.
“Beliau adalah pemimpin yang berhasil dalam membangun kota ini dan telah menjadi berkat bagi warga bitung,” kata Sarundajang.
Ia mengungkapkan, berbagai keberhasilan itu antara lain selama 7 tahun berturut-turut Bitung mendapat piala Adipura sebagai kota sedang terbersih Indonesia, begitu pula di tahun 2012 ini sedikitnya ada 19 pengharggaan yang diterimanya dari berbagai Menteri di kabinet Indonesia bersatu jilid dua, serta yang paling prestisius Bitung sebagai satu-satunya daerah tingkat dua di Sulut yang mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengacualian (WTP) dari BPK RI, serta gebrakan Walikota untuk mengikutsertakan kota Bitung sebagai wakil Indonesia di forum kota sehat sedunia di Australia.
Sarundajang yang pernah menjabat Walikota Administratif Bitung selama hampir 15 tahun menyebutkan, Bitung dengan pelabuhan alam yang ada telah menjadi modal bagi Sulut, untuk dijadikan Hup Port sebagai kota pelabuhan internasional karena kedudukan pelabuhan ini paling baik di banding dengan pelabuhan alam yang ada di tanah air. Karena pelabuhan Bitung selama ini tidak pernah mengalami pendangkalan dan sedimentasi, karena itu sekali lagi Bitung akan menjadi modal bagi Sulut.
