Politik dan Pemerintahan

Sarundajang Bawa Pulang 10 Investor dari Rusia

MANADO – Kunjungan Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang ke Rusia dalam acara Business Forum Invest in Remarkable Indonesia di Moskow benar-benar menuai hasil yang luar biasa. Bersama Staf Khusus Gubernur bidang Investasi Jackson A. Kumaat, Sarundajang berhasil melobi 10 pengusaha Rusia, bahkan 7 perusahaan besar di Rusia telah menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di Indonesia, termasuk di Sulut.

Yang paling menarik, setelah mendengarkan pemaparan Sarundajang tentang potensi-potensi dan peluang investasi di Sulut, Rusia langsung menyatakan siap membangun kereta api di Sulawesi, yang nantinya akan menghubungkan dan melancarkan transportasi antar daerah di Sulawesi.

Selain membangun kereta api, khusus investasi di Sulut, para pengusaha Rusia tertarik dengan tawaran Sarundajang untuk membangun infrastruktur pelabuhan, jalan tol, dan bandara. ‘’Rusia merupakan Negara yang potensial untuk berinvestasi, sehingga kunjungan promosi investasi yang digagas BKPM diharapkan akan memberikan hasil yang maksimal,” ujar Kumaat.

Ia menambahkan bahwa, “Sulut menjadi salah satu tujuan investasi karena dinilai sudah cukup dikenal dengar berhasil menggelar berbagai iven internasional.”

Para pengusaha sangat antusias dan meminta follow up lebih detail tentang potensi yang sudah ditawarkan Gubernur. Kami berharap ini langkah awal yang positif mengingat Sulut sudah menjadi KEK.

Beberapa investor yang telah menyatakan ketertarikan dan keseriusannya untuk berinvestasi yakni Head of Global Banking Asia Hans Doug Hyun, Exceutive Director Petros Technologies Victor Tarusin, CEO National Investment Agency Oleg Gorbulin, Director General CBT Yuri Eshenko, CEO Russian Railway JSC High Speed Rail Lines, dan Vice President Russian Railways Oleg V Tony.

‘’Selesai memaparkan berbagai peluang investasi dan proyek di Provinsi Sulut, saya bersama pak Sarundajang langsung mengadakan one on one meeting dengan CEO Russian Railway JSC High Speed Rail Lines Vice President Russian Railways Oleg V Tony,’’ jelas Kumaat sambil menambahkan bahwa Sarundajang merupakan satu-satunya gubernur yang dipercayakan oleh pihak Kedutaan Besar RI di Rusia untuk hadir dan membawakan materi dalam acara tersebut.

Dalam meeting tersebut, lanjut Kumaat, Sarundajang menjelaskan tentang perkembangan terkini perekonomian di Sulut, berbagai peluang investasi yang bisa dikembangkan di tanah Nyiur Melambai ini. (jrp)

14 tanggapan untuk “Sarundajang Bawa Pulang 10 Investor dari Rusia”

  1. Memang Sulut sudah semakin maju tapi slek pa trg oe gub ini orang di luar link pa dia, yg dia merasa membuat dia terancam langsung di bantai

  2. Ngoni ini buta huruf stow,, kalo mmg SHS memperkaya diri, kyapa so deng ngoni.! Qt yg so tatua-tua dirantau malah kage da pulang da lia torg p kota manado yg so maju 3 langkah dri kota2 laeng di indonesia… Malah dapa lia tre tu hotel2 so lebe banya dri rumah penduduk (istilahnya dang)… Buka mata kwa kong sama2 torang dukung torang p GUB ini, bukang ngoni pro-kontra akang… Atau ngoni stow tu suka jadi GUB SULUT stow.??? Skrg ngoni haga kong tengo tu ngoni p kampung tampa tinggal dulu,, so bersih.?so maju.? Ngoni so bantu tu lurah beking maju.??? Kalo blum, stop jo tu kritik2 nda membangun,, karna GUB da bapikir for satu SULUT, bukang satu LINGKUNGAN.!! Salam damai jo dri orang jaoh di rantau…

  3. Betul, kunjungan ke LN hanya untuk pengalaman pribadi, memperkaya diri sendiri dan menghabiskan uang rakyat. Carita mati samua… Buktikan jang kamari cuma mo kase tunjung tu foto-foto slama di sana.

  4. Mengada2 itu pembanguna rel kereta trans sulawesi, jalan saja yang gampang di buat nda terurus. Bukannya ini cuma mokase tunjung jago setelah di Sulsel JK dengan Bukaka grupnya siap membangun jalur kereta antar daerah se Sulsel.

    Beking tu mass transport di Kota manado itu lebih penting.
    Jang cuma cari2 tu prestige mar nda barguna buat rakyat.

  5. mana mau dorang investasi…kalo nda di survey dulu dgn benar. Terutama itu Infrastruktur di Sulut yang masih amburadul.
    Stop bangga2 dengan Luar Negeri…….ator dulu tu daerah biar sejahtera.

  6. Butul itu, coba kuak torang pe Gub atau kepala2 daerah di SULUT mencontohi itu Walikota di Solo. Hebat dia, deng butul2 orang bersih, walaupun dia pengusaha tapi dia mau jadi Walikota untuk melayani Solo deng membawa pembaharuan dan pembangunan ke arah lebe bae dan lebe sejahtera itu depe masyarakat. Tapi pa torang skarang di SULUT, cuma memperkaya diri sendiri: oto2 dinas baru, fasilitas VIP, gaji2 deng tunjangan2 besar, dapa2 fee lei, sering2 ka luar daerah/LN, anak2 bebas lei “berkuasa melalui organisasi2/partai2”, kemudahan2, deng masih banyak lagi.

  7. Butul, setiap kali ke LN pulang2 katanya bawa kado investor dari LN.
    Ternyata sampe skarang sedang jalang pe susah skali mo beking.
    Realisasikan dulu baru rakyat percaya.
    So berapa periode torang pe Gubernur? So berapa kali road show ke luar negeri?
    Samua cuma angin2 surga.
    Jadi pak Gubernur, realisasikan dulu. Nyanda usah samua (10 investor) dua investor saja yg merealisasikan maka rakyat akan mengakui anda.

  8. setuju semua pendapat di atas, kalau benar2 so ada itu MoU, nah baru itu real bahwa investor2 butul jadi. Jang sampe rupa itu kasus2 AirAsia nyandak jadi buka ulang rute KL-MDO deng itu Lion Air lei so nyandak jadi bekeng base di Mdo, katanya diplomasi SHS itu bagus, mana?????

  9. Bukang bawa investor… Maksudnya bawa pulang oleh2 dari rusia stou hahahaha. Nti kalo so pulang cerita2 kwa tu pengalaman di Rusia ada pasiar dimana neh…

  10. cuma depe judul yang bilang “bawa pulang”….Bawa pulang oleh-oleh….iyo stow, bawa pulang investor….tunggu dulu!.

  11. Anda percaya dgn berita ini?
    Saya tidak.
    Sudah berapa kali setiap keluar negeri mereka mengumumkan dimedia masa bahwa mereka membawa Investors, tapi kenyataannya investorsnya gak pernah sampe sulut. Hanya ketemu untuk bicara koq sudah diclaim berhasil bawa Investors??? Jangan gossip bung, buktikan! krn rakyat gak bodoh.

  12. Saya gak pernah yakin dengan gombal2 investor ini. Paling2 cuma upaya supaya perjalanan keluar negerinya gak diributkan masyarakat.

    Masih ingat yg jalan2 ke USA. atau yg ke Eropa? katanya berhasil menarik investor Amerika, Investor Jerman, dll. Tapi kenyataannya mana???? Ada dimana investor2 tersebut????? orang bilang, konga samua.
    Cuma beking2 abis doi rakyat.

  13. nanti jo kuak torang lia depe realisasi soal ini.

    Kita perhatikan lei itu Pemprov kegiatan selama ini yang banyak ditulis di media:
    1. penyelenggaraan iven2 nasional/international
    2. perjalanan dinas ke luar daerah atau Luar Negeri
    3. Soal rolling2 di Prov deng Kab/Kota
    4. ujian2 gelar S-3, deng dapa gelar kehormatan
    5. soal APBD/APBN
    6. Sangsi PNS yang nyandak maso sesudah liburan
    7. soal partai2, deng safari ramadhan, deng gugatan hukum.

    Kapan itu Pemprov butul2 bekerja menyentuh dan membangun kesejahtraan masyarakat ke arah yang lebe bae dan nyata?????

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara