Manado – Gubernur Sulut Dr S H Sarundajang Membantah bahwa pengangkatan Ir Sandra moniaga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tanpa mengikuti fit and proper tes (FPT).
Hal itu disampaikan Sarundajang saat ditanya para wartawan usai melakukan pelantikan di ruang Huyula Kantor Gubernur Sulut.
“Ada (melakukan FPT), tanya BKD, BKD yang tau dokumennya,” kata Sarundajang.
Menurut Sarundajang ada beberapa pertimbangan sehingga Moniaga terpilih sebagai Sekda Minut, diantaranya berhasil mengelolah Badan Kepegawaian Daerah, ketahanan pangan, serta komprehensif.
“Memenuhi syarat dari segi pangkat, pejabat senior jadi penilaian pimpinan secara kualitatif sangat memenuhi syarat,” ujar Sarundajang. (rizath polii)
Baca juga:
- Sandra Moniaga Resmi Jabat Sekda Minut Definitif
- Sarundajang Angkat Moniaga Sekda Kabupaten Minut Dinilai Kontroversi
- Lantik Moniaga, Tumbelaka Nilai Sarundajang Menyalahi Etika Politik
- Sarundajang Bantah Moniaga Tidak Lakukan FPT
