Berita Utama

Santy Gerald Luntungan Ajukan Permintaan Maaf ke Kader PKPI Bitung

Santy Gerald Luntungan Ajukan Permintaan Maaf ke Kader PKPI Bitung
Rapat konsolidasi PKPI Kota Bitung (foto ist)

BITUNG—Setelah resmi dipecat dari keanggotaan PKPI, Santy Gerald Luntungan (SGL) Jumat (6/1) menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada sejumlah kader dan pengurus DPK PKPI Kota Bitung. Permohonan maaf ini disampaikan SGL dalam rapat konsolidasi partai yang digelar di kantor DPK PKPI Kota Bitung yang dihadiri sejumlah kader dan Ketua DPK PKPI Kota Bitung, Hanny Sondakh.

“Permintaan maaf ini murni berasal dari hati nurani saya, bukan karena paksaan atau ada unsur lain tapi benar-benar saya meminta maaf kepada kader dan pengurus DPK PKPI Kota Bitung. Sebab saya sadari, saya besar dan jadi anggota DPRD karena PKPI dan saat ini saya siap menunggu putusan partai apakah akan diaktifkan kembali keanggotaaan atau mendaftar kembali menjadi anggota,” kata SGL.

Menurut SGL, alasan dirinya meminta maaf kepada kader PKPI Kota Bitung karena ia masih merasa bagian dari keluarga PKPI, kendati secara keanggotaan dirinya telah dipecat. “Saya berharap masih bisa diterima keluarga PKPI Kota Bitung. Permintaan maaf saya ini juga akan saya sampaikan secara tertulis dan akan disampaikan pengurus DPK ke DPP kemudian diteruskan ke DPN PKPI,” katanya

Mendengar permintaan maaf SGL tersebut, Sondakh dengan bijak menyatakan, apa yang pernah terjadi sebaiknya dijadikan pelajaran dan pengalaman. Dan ia meminta semua kader dan pengurus DPK PKPI Kota Bitung lebih fokus menjadikan PKPI sebagai partai yang solid dan besar.

“Yang sudah lewat biarkanlah berlalu, mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk membesarkan partai. Dan tentu permintaan maaf SGL ini akan kami tindaklanjuti dengan

mengirimkan ke DPP dan DPN PKPI,” kata Sondakh seraya berharap permintaan maaf SGL bisa diterima DPP dan DPN agar ia bisa kembali menjadi anggota partai.(en)

3 tanggapan untuk “Santy Gerald Luntungan Ajukan Permintaan Maaf ke Kader PKPI Bitung”

  1. PKPI terlalu bodoh jika benar2 melepaskan kader potensial seperti SGL, karena sosok SGL melekat kaum muda yang notabene merupakan penerus pembangunan di Bitung. Harusnya PKPI bangga dengan SGL, karena lewat bliau simpati kaum muda terhadap PKPI ada, dan saya menilai ini yang tidak disadari oleh kader PKPI lainnya yang jelas-jelas kalah populis dengan sosok PKPI…maju terus SGL, jika memang nantinya PKPI tetap menolakmu banyak partai lain yang siap menampung dan kaum muda Bitung akan tetap mendukungmu, HIDUP SGL, Hidup KAUM MUDA BITUNG !!!

  2. byk yg cari muka pa Hanson.Kasiang SGL yg mendukung abis2san di dewan mar orang cuma kase2 panas pa Hanson supaya binci pa SGL supaya dorang mo ganti pa dia sebagai ketua dewan..Sekarang kita lihat itu tamang2 di dewan anggota PKPI so nyanda kompak..banyak cari muka. Kita saran dorang yg PAW.So byk pelanggaran dorang. Abis kwa PKPI kalu pecat pa SGL. Banyak dia pe masa. Karena dia putra minahasa asli tumani bitung. Lomban nda mo laku karena orang tondano. Nda ada masa.sukses terus SGL. Hanson so tua ngana sayang. Tanah di bitung dia so beli samua. Juragan tanah

  3. Hanson kembali menunjukan bagaimana menjadi negarawan di dlm partai politik. Tapi sayang kader PKPI bitung khususnya yg duduk di dewan berlomba2 untuk mendepak SGL sambil mereka berharap menjadi pengganti SGL. Ambisi yg berlebihan yg ditunjukan oleh lawan politik di dewan. SGL kader muda potensial yg memiliki masa riil..Tanpa SGL kedepan PKPI bitung di huni oleh kader yg kurang dikenal, tidak populis n gak kapabel

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara