
Manado, BeritaManado.com — Publik Indonesia kaget dengan demo sekelompok ormas yang menyeruakan turunkan Jokowi sambil membakar bendera PDI Perjuangan di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (24/6/2020), kemarin.
Menurut aktivis 98 Sandra Rondonuwu, pola gerakan mereka sudah jelas adalah kelompok yang ingin mengembalikan kekuasaan orde baru (orba) yang telah menindas rakyat Indonesia selama 32 tahun.
Dan di era kepemimpinan Jokowi dan PDI Perjuangan inilah sisa-sisa kekuatan orba merasa gerah dan terganggu karena ketegasan negara menyita harta kekayaan negara yang dirampok selama 32 tahun.
“Kekuatan orba sudah jelas masih ada dan bahkan mereka sudah melakukan infiltrasi politik hingga ke organ-organ kekuatan nasional. Kalau kita lengah, mereka sedang comeback bahkan seolah-olah membela Pancasila dan UUD 45. Padahal mereka adalah musuh ideologis Pancasila yang sudah menghancurkan tatanan demokrasi dan keadilan sosial dengan menggunakan Pancasila seolah-olah sakral demi kepentingan orba yang rakus dan tamak,” tandas Sandra Rondonuwu.
Dengan argumentasi inilah Rondonuwu mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menempatkan kepentingan bangsa dan Pancasila yang utuh sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap sila pada Pancasila itu.
“Jadi kelompok yang kini terang benderang ingin menghancurkan demokrasi Indonesia dan Pancasila yang seolah-olah dilakukan secara konstitusional bahkan dengan label membela “Pancasila” adalah kelompok bahaya laten orba yang ingin kembali berkuasa,” tegas Sandra Rondonuwu.
(rds)
