
Manado, BeritaManado.com – Masalah sampah kembali mencoreng wajah Kota Manado.
Di jalan penghubung belakang Terminal Malalayang, tumpukan sampah rumah tangga yang didominasi plastik tampak berserakan dan ada mengeluarkan bau.
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mencerminkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Pontowuisang Kakauhe, menyesalkan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan yang masih kerap terjadi.
“Kesadaran masyarakat memang masih rendah. Tapi kami tidak tinggal diam. DLH akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menertibkan dan membersihkan sampah-sampah liar ini,” tegas Kakauhe.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah kota tetap berkomitmen meningkatkan kebersihan demi persiapan Adipura 2025.

Salah satu langkah nyata adalah melalui lomba kebersihan antar kelurahan yang akan mulai digelar pekan depan.
“Tim penilai akan turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi kebersihan di setiap kelurahan. Ini bagian dari upaya membudayakan hidup bersih dan menghapus kebiasaan buang sampah sembarangan,” ujarnya.
Menurut Kakauhe, kebersihan harus menjadi budaya di Manado, bukan sekadar kewajiban menjelang lomba atau penilaian Adipura.
“Bersih itu harus jadi gaya hidup masyarakat Kota Manado,” kuncinya.
(Jhonli Kaletuang)
