
Amurang—Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan dr Jeffry Rogi dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya, Rogi tak mampu lagi menjabarkan semua tugas-tugas yang ada. Selain itu, dikabarkan ada oknum-oknum yang gencar melakukan serangan untuk mencatuhkannya.
Dari informasi yang dihimpun media ini, menyebut bahwa dr Jeffry Rogi sudah memasukan surat pengundurannya langsung kepada Ketua Baperjakat yang juga Sekda Minsel Drs MC Kairupan. Bahkan, surat tersebut sudah diberikan beberapa bulan lalu. Hanya saja belum ditanggapi dengan serius oleh Baperjakat Minsel.
‘’Ya, memang Kepala Dinas Kesehatan Minsel sudah mengajukan pengunduran diri. Soalnya, dirinya tak bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik. Lagipula, katanya ada beberapa oknum yang mengaku orang dekat bupati untuk menyerahkan uang dengan angka banyak. Olehnya, pak Kadis merasa hal ini sudah menghalangi tanggungjawabnya,’’ kata sumber yang dapat dipercaya.
Lanjut sumber tadi, merasa bahwa selama menjabat Pelaksana Tugas (Plt), banyak masalah justru terjadi. Dapat dibayangkan, hanya Pelaksana Tugas, tapi banyak oknum yang datang dan keluar untuk mendesak supaya menyetor angka uang yang cukup besar.
‘’Tidak diketahui, dananya untuk apa. Namun begitu, oknum tersebut tetap ngotot untuk mendesaknya. Lebih parah lagi, oknum-oknum dimaksud langsung menyebut kalau tidak akan dicopot dari jabatannya,’’ tegas sumber yang mewanti-wanti untuk tidak ditulis namanya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Jeffry Rogi ketika dikonfirmasi belum lama ini membenarkannya. ‘’Benar, saya sudah memasukan surat pengunduran diri langsung kepada pak Sekda Drs MC Kairupan. Hanya saja, sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari atasan,’’ tegas Rogi.
Katanya, lebih baik dirinya membuka praktek saja. Atau jadi dokter rumah, sekaligus membantu istri yang juga sebagai ketua jemaat di salah satu gereja GMIM di Wilayah Amurang Dua.
‘’Termasuk, saya lebih memilih menjabat fungsional saja. Supaya, pekerjaan istri dan anak-anak bisa saling membantu. Dari pada harus mendapat tekanan yang tidak-tidak. Maka dari itu, saya tinggal menunggu tanggapan resmi dari Sekda Minsel. Kemudian meninggalkan jabatan di Dinas Kesehatan Minsel,’’ ungkapnya.
Sekda Minsel Drs MC Kairupan, Msi ketika dikonfirmasi tak berada di tempat. ‘’Bapak lagi mewakili bupati Tetty Paruntu di Kecamatan Tatapaan,’’ jelas staf yang meminta namanya tak dimediakan. (and)
