Politik dan Pemerintahan

Robby, Ivan, Vanda Bakal Jadi Lawan di Pemilukada Minahasa

MANADO – Pemilukada di Minahasa rupanya akan menjadi perseteruan keluarga dan kerabat dekat Dr SH Sarundajang. Pasalnya, dua anak sang gubernur yakni, Ivan Sarundajang dan Vanda Sarundajang mulai dielus untuk bersaing di Minahasa Induk.

Keduanya memang pantas untuk bersaing, karena keduanya merupakan putra-putri asal Kawangkoan, Minahasa. Hanya kabarnya Ivan hanya akan berebut papan dua alias Wakil Bupati Minahasa, dan saat ini kabarnya lagi intensif melakukan komunikasi dengan Jantje Sajouw, wakil Bupati Minahasa saat ini.

Sedangkan Vanda, yang merupakan anggota DPR RI utusan PDIP Sulut, mulai dielus bersaing sebagai Calon Bupati Minahasa dengan kendaraan Banteng Moncong Putih tersebut.

Menariknnya, Robby Mamuaja, kemungkinan besar akan memakai kendaraan Partai Demokrat, untuk bersaing di Pilbup Minahasa. Bahkan pencitraan dengan memasang baliho, dan sosialisasi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Roma sendiri sewaktu di konfirmasi beberapa waktu lalu menyatakan, siap bersaing di Minahasa jika ada parpol yang meminang serta mendapat restu dari rakyat Minahasa. ”Pokoknya  kalau melihat peta konstelasi ini, maka Ivan, Vanda, dan Roma akan bersaing serta menjadi lawan di Pemilukada Minahasa, ”ujar Efraim Lengkong, Pemerhati Politik di Minahasa. (abm)

 

 

12 tanggapan untuk “Robby, Ivan, Vanda Bakal Jadi Lawan di Pemilukada Minahasa”

  1. Masa orang nda pernah ada di minahasa kong mo stel pimpin tu minahasa…
    Orang2 aneh..nda tahu dimana tiba2 so pasang poster mo pimpin minahasa, apalagi tu cuma sibuk dijakarta……

  2. Nyada salah kalo ada orang yang ingin Minahasa maju! Lia jo, tu yang punya cingkeh n kalapa di Sulut paling besar di Minahasa mar Bupati Minahasa SVR nyanda perhatikan, nanti pemerintah propinsi tu berjuang kras kase nae harga! Dimana Bupati SVR??? Apa yang torang mo harapkan dari pemimpin bagini??? CNR akan meneruskan langkah2 SVR, nda ada Visi untuk Tanah Minahasa yang lebih makmur! Halei.i enceng gondok cuma rumpu2 nimbole mo urus, apalagi mo urus Rakyat Minahasa! oh… tanahku Minahasa. Aku rindu ada pemimpin yang punya VISI mensejahterakan masyarakat miskin.

  3. Segudang prestasi yg diraih SHS akan hancur, reputasinya akan musnah, kalau dia maso campur di Minahasa, krn so nda depe klas. Kecuali satu masih bernafsu ingin menancapkan kekuasaan (kerajaan/kaln) di Minahasa, kecil dia berarti. Sama dengan kase moncong meriam di rumah sandiri. Kecuali juga serakah ingin anak2 berkuasa. So sama kelas dia dengan pejabat2 yg lain. Berarti dia belum bisa samakan dengan om Sam, nyanda ada pa dia berarti tu istilah Tumou tou om Sam,
    Tapi cuam beliau yg tau itu. Kalu jerryfp melihat seperti dua kubu di papan catur, sama dengan kase turun derajat shs. Kecuali dia suka… mar berapa lama kdan berapa besar kekuasaan yg dia mau. Kalau shs nda jadi menteri sesuai yg digembar gemborkan. sama deng nyanda jo so skolah sampe doctor lei cum laude cuma mo pikir kuasai minahasa. Pe banya PR mo beking for Minahsa yg nyanda maju2 ketinggalan dengan bolmong….mar hati orang sapa tau?

  4. Bagus itu, politik catur mar tidak seserhana bagitu…. kebanyakan dipenuhi sebenanrnya keserakahan untuk menguasai seluruh wilayah Minahasa. Sebenarnya SHS kurang jantan kalu cuma kejar Minahasa. Terlihat bahwa keserakahan muncul ingin mengusai seluruh kabupaten di Minahasa, baru merasa benar2 raja. Sebeanrnya SHS pertarungannya sudah tidak di dalam Minahasa. Dia harusnya bertarung untuk jabatan di Pemerintsh pUsat = Meneteri. Kalu masih mo ambe Minahasa, kebesaran SHS hancur, apalagi menaikkan anak2 untuk maju. Berarti jiwa kolonialisme masih ada, berarti santer isue yg dihembus oleh lawan politik Shs benar, tapi sejarah yg akan mencatat, waktu yg akan berbicara.

  5. Analogi permainan catur, ‘bidak-bidak SHS’ telah dimainkan, pion, loper, kuda hitam, ster telah dimainkan. SHS menunggu langkah selanjutnya SVR. SVR salah langkah, SHS ‘skak mati’. SVR dan SHS adalah ‘Raja’. SVR harus pertimbangkan matang langkah-langkah CNR. Jika remis posisi untung ada di SHS. Akumulasi poin-poin kemenangan dan strategi wilayah menguntungkan SHS.
    1. Jika SVR tetap memainkan CNR papan 1, posisi kalah.
    2. SVR harus punya kader golkar lainnya yang kapabel, finansial kuat utk papan satu.
    3. CNR papan 2, posisi lumayan. Harus kerja ekstra.
    4. Bargaining position: SVR tetap ketua DPD 1, CNR ketua DPRD mengingat jam terbang CNR yang masih minim.
    5. Solusi koalisi PG-Demokrat, bukan hal yang tidak mungkin.
    6. Langkah-langkah SHS memainkan pion-pion, dan perwiranya sangat ampuh menyerang pertahanan SVR. Walaupun main Home dikandang SVR. Pertahanan internal SVR sendiri dalam internal DPD banyak ‘bolongnya’ hingga position di DPP.
    7. Jika SVR tetap high self confidence dengan kemampuan internal golkar, harus mampu mengorbankan CNR papan 2, cari papan 1 kader internal golkar yang mapan segala sisi, terutama finansial dan elektabilitasnya.

    Ket:
    ‘bidak-bidak SHS’
    1. Pion : Ivan, vanda
    2. Loper: Robby Mamuaya
    3. Kuda hitam: Jantje Sajouw
    4. Benteng: Deny Tombeng ketua DPC demokrat minahasa
    5. Ster: ??????? Posisi perwira ster bisa dalam kader beringin, moncong putih, demokrat yang masih di simpan Raja SHS untuk dipasang nanti.

    ‘Bidak-bidak SVR’
    1. Pion: single fighter dimainkan CNR, akan menguras banyak tenaga dengan langkah-langkah Pion yang sangat terbatas.
    2. Ster: bisa HJP akan menguatkan Pertahanan golkar, ada juga kader lain/perwira yang bisa, tapi belum bisa menerobosi pertahanan, kendala masalah finansial yang cenderung bergantung pada pihak ketiga/pihak lain sehingga tidak leluasa bergerak.

    Kesimpulan:
    1.Pertahanan SVR sangat rentan dan mudah dipenetrasi lawan politik.
    2.SHS menunggu langkah SVR

  6. Memang kalau lagi berkuasa lupa semua-nya…
    Mankage samua tu anak2, ini namanya nepo.
    Saya berharap masyarakat jangan terlena dengan bujukan mereka yang suka nepo, buka bae2 tu mata pilih yang masuk akal dan jauh dari nepo2.
    Sudah nda jamannya lagi skarang anak di katro’ jadi pemimpin karbitan..
    Yang saya heran itu buapanya koq ok-ok saja? Nda mikir apa?

    Satu saja sudah nepo apalagi 3…blum lagi yang lain2 ada anak bupati, ada anak ketua, ada anak mentri..rasa2nya cuma di manado yang kental sangat dengan nepo…

  7. skrang masyarakat minahasa so pande, dorang so dapa nilai sapa2 yang so berbuat di minahasa. taru ley ngoni 3 pe doi berapa Miliar,,,,,,

  8. Orang laeng ke,
    Rupa cuma dorang tu artis politik… kalu bagus dipanggung… ini cuma asas manfaat lei

  9. Lebe bagus calon laeng bukang DORANG samu. so serakah…, supaya MINAHASA ada nama baru yg muncul…

  10. sangat setuju dengan langkah para bakal calon tersebut. saya yakin pasti no 1,2 dan 3 dari urutan belakang………………..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara