
Manado – Anggota DPRD Sulut Benny Rhamdani tak sependapat atas sikap Fraksi PDI-Perjuangan yang menolak penyertaan modal PT Mega Corpora ke PT Bank Sulut dengan alasan cacat prosedural. Rhamdani menilai tidak ada landasan yuridis yang melarang interkoneksi bank termasuk khususnya penyertaan modal yang dilakukan PT Mega Corpora kepada PT Bank Sulut.
“Saya mengkaji dan membaca secara cermat laporan hasil pemeriksaan BPK yang berkaitan dengan penyertaan modal Mega Corpora, BPK tidak memberikan catatan yang menyatakan bahwa penyertaan modal tersebut menyalahi konstitusi undang-undang. Temuan BPK hanya menyatakan penting dan perlu ada persetujuan DPRD,” tukas Rhamdani pada rapat paripurna penetapan Perda perubahan APBD 2014 di DPRD Sulut, Rabu (27/8/2014) sore.
Calon DPD-RI terpilih ini justeru memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi yang telah melakukan upaya penyelamatan Bank Sulut. Apalagi Bank Sulut tambah Rhamdani telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Situasi darurat tahun 2011 dalam pandangan saya, pemerintah provinsi telah mengambil langkah sangat strategis yaitu tindakan penyelamatan. Eksistensi Bank Sulut dari sisi sejarah telah memberikan kontribusi penting bagi pembangunan, ekonomi dan kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara,” tukas Rhamdani pada rapat yang dipimpin ketua Deprov Meiva Salindeho Lintang dan dihadiri gubernur SH Sarundajang. (jerrypalohoon)

Kalau tidak salah, syarat untuk menjadi anggota DPD RI adalah TIDAK MENJADI ANGGOTA/PENGURUS PARTAI POLITIK MINIMAL SELAMA LIMA TAHUN. Kalau memang syarat itu benar, sangat ironi, aturan undang-undang dilanggar secara vulgar. Sangat bisa digugat keanggotaan DPD RI nya.
Statement orang ini sangat berbahaya. Audit BPK bersifat investigasi yang didalamnya mengaudit adanya kejahatan.. Dari Bolmong Raya Saya kutip beritanya sbb
….. SSST, BPK RI AKAN INVESTIGASI BANK SULUT
September 0610:382013
by Ady Putong? 42 Comments
Manado – BPK RI segera menurunkan tim untuk menginvestigasi Bank Sulut. Ini gara-gara manajemen bank p masyarakat Nyiur Melambai nekad melepas saham ke Mega Corporation yang diduga tanpa proses kredibel.Selain Bank Sulut, menurut anggota BPK RI Rizal Djalil, audit investigasi akan dilakukan terhadap Bank Sulteng.“Kami akan audit investigasi di dua bank itu. Kami tidak mau saham di bank daerah itu jadi bagian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” katanya