Kota Manado

Rakor Tim Evaluasi Perijinan, MOR BASTIAAN: Pelayanan Tanpa Pungli, Itu Kewajiban Bukan Prestasi

 

Mor Dominus Bastiaan saat membuka Rakor Evaluasi Tim Perijinan Kota Manado
Mor Dominus Bastiaan saat membuka Rakor Evaluasi Tim Perijinan Kota Manado

 

Manado – Proses pembuatan perijinan di kota Manado yang belakangan ini semakin membaik, tidak membuat Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan SE berpuas diri dan senang pada apa yang saat ini telah dicapai Tim Teknis Perijinan, baik yang ada di BP2T (Badan Perijinan Pelayanan Terpadu), Dinas Tata Kota, Dispenda, Dinas Pariwisata, Bagian Perekonomian dan sejumlah SKPD di lingkungan pemerintah kota Manado.

Ini terbukti disaat Mor Dominus Bastiaan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Perijinan dan Non Perijinan, Selasa (25/10/2016) pagi tadi di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Mor Bastiaan mengingatkan agar para pegawai yang tergabung dalam Tim Teknis Perijinan di kota Manado untuk tidak cepat berpuas diri akan hasil yang telah diraih saat ini, dimana pelayanan tanpa pungli dan lain sebagainya.

“Saya minta kepada para pegawai yang tergabung dalam Tim Teknis perijinan, jangan kita cepat berpuas diri. Pelayanan tanpa pungli itu bukanlah sebuah prestasi namun suatu kewajiban yang harus dilakukan sebagai abdi negara. Untuk itu, diperlukan tekad dan kreatifitas kita pegawai untuk melakukan suatu perubahan yang intinya guna pelayanan prima ke tengah masyarakat,” tegas Mor Bastiaan.

Namun ditambahkannya, sebagai pelayan masyarakat, kita juga dituntut untuk bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada.

“Disatu sisi kita membantu, tapi disisi lain kita jangan melanggar aturan. Jangan kita kompromi dengan hal-hal menyimpang soal perijinan, banyak contoh yang saat ini kita mulai rasakan. Seperti terjadinya ancaman banjir dimana-mana, kalau Dinas Tata Kota mengawasi perijinan bangunan secara ketat dan seksama maka Manado pasti akan jadi bagus dan nyaman nantinya, begitu juga sebaliknya. Jika melakukan penataan kota secara semrawut, maka hasilnya akan semrawut hingga akan dirasakan anak cucu kita nantinya,” ujar Mor.

Kegiatan ini sendiri turut dihadiri Kadis BP2T Bismark Lumentut, Inspektur Kota Manado Andre Hosang dan sejumlah pejabat teknis terkait. (***/srisurya)

 

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara