
Amurang – Sampah di pusat kota Amurang, Minahasa Selatan tepatnya di pasar tradisional 54 Amurang kian menggunung. Sontak tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau busuk menyengat hidung. Pasalnya sebelum pengucapan dan pasca pengucapan syukur 13 Juli 2014 (Kemarin, red), tumpukan sampah dibeberapa titik belum terangkut. Sehingga pusat kota Amurang nampak jorok.
“Kami berharap instansi terkait segera mengangkut sampah yang semakin menggungung, sehingga nuansa pusat kota tidak nampak jorok. Bahkan bisa menimbulkan berbagai penyakit jika tidak segera diangkut,” tukas Frangky Tambayong, warga Amurang kepada beritamanado.com, Senin (14/7/2014).
Sementara itu, Kepala Kantor Kebersihan dan Petamanan Minsel Meity Tumbuan ketika dikonfirmasi mengatakan, hari ini juga pihaknya berupaya mengangkut sampah tersebut.
“Sampai besok bagi, sampah di pasar Amurang kami upayakan sudah terangkut,” janji Tumbuan. (sanlylendongan)
