Kota Manado

PSI Sulut Kritisi Hilangnya Bahasa Daerah di Kurikulum Sekolah

Melky Pangemanan SIP MAP
Melky Pangemanan SIP MAP

Manado – Bahasa daerah sudah mulai jarang diucapkan oleh anak-anak dan orang muda. Padahal, bahasa daerah adalah warisan budaya yang harus dilestarikan.

Kondisi ini menarik simpati Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bagi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Utara, bahasa daerah seharusnya wajib masuk dalam kurikulum pendidikan.

“Seharusnya bahasa daerah wajib untuk sekolah-sekolah. Karena ini bagian dari menjaga nilai-nilai budaya sejak dini bagi generasi muda,” ujar Melky Pangemanan SIP MAP kepada BeritaManado.com, Senin (29/2/2016).

Lanjut Pangemanan, masuknya bahasa daerah dalam kurikulum, tergantung seberapa besar kepedulian dan ketegasan dari kepala daerah.

“Pemerintah pusat juga sebenarnya telah menginstruksikan terkait hal ini sejak tahun ajaran 2015/2016, bahwa seluruh sekolah-sekolah di Indonesia menerapkan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, daerah dan Inggris. Hanya saja diperlukan ketegasan lewat Kebijakan yang dibuat pemerintah pusat dan regulasi pemerintah daerah untuk memperkuat penggunaan bahasa daerah di sekolah-sekolah,” tambah Melky menegaskan. (srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara