Tompaso – Setelah sempat tertundan satu hari, proyek pengeboran Pertamina Geothermal yang berlokasi di Desa Tember Kecamatan Tompaso akhirnya dilanjutkan. Menurut penusuran BeritaManado, akar permasalahannya hanya pada kompensasi perusahaan terhadap masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat Rivat Tulungan kepada BeritaManado mengungkapkan bahwa masyarakat sudah menemukan solusi atas aksi tutup jalan masuk proyek Pertamina. Dengan demikian seluruh kendaraan yang memuat peralatan pengeboran sudah diperbolehkan masyarakat masuk ke lokasi.
“Seperti yang saya katakan waktu lalu, bahwa pada intinya masyarakat tidak keberatan dengan adanya proyek tersebut. Malahan kalau perlu masyarakat akan turut mengawal proyek Pertamina,” ungkap Tulungan.
Sementara Kapoolsek Tompasoo IPTU James Jura membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Polsek Tompaso dan Polsek Langowan turut memfasilitasi upaya damai masyarakat dengan Pertamina. Disamping itu kehadiran polisi di lokasi adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (Frangki Wullur)

Kita salut dengan warga Tompso Juga aparat Kepolisian yg cepat menylesaikan masalah. Yang Pasti kalau ada lahan untuk Invest di Tompaso so pasti sebagian warga ada kerjaan kong pasti ada doi. yang penting lagi jaga keamanan kerja di Lokasih karena ada hubungan dengan pengeboran Gas. GBU