Kota Manado

Proyek Jembatan Penghubung Karame-Singkil Diduga Bermasalah

MANADO – Dugaan penyimpangan pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Kelurahan Karame Lingkungan V, Kecamatan Singkil dengan Kelurahan Komo Luar Lingkungan II, Kecamatan Wenang mulai mencuat.

Pasalnya pengerjaan Jembatan ini mulai Oktober 2011 silam, namun terkesan asal- asalan. Jembatan yang melintas di daerah aliran sungai (DAS) Tondano yang berbanderol Rp 704 juta dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011 ini.

Warga menduga bahan dan material yang digunakan tidak sesuai bestek dan terkesan dikerjakan asal-asalan saja.

Anggota DPRD Kota Manado yang tinggal di Karame, Bobby Daud dan Sonny Lela, ikut mempertanyakan pekerjaan jembatan itu.Keduanya menilai bahan-bahan bangunan yang digunakan di jembatan tersebut, merupakan kualitas rendahan yang mudah rusak, sehingga bisa membahayakan pengguna jembatan.Apalgi bangunan yang baru beberapa bulan ini mulai retak pada bagian betonnya.

Sesuai data yang diperoleh jembatan ini dibangun untukmengganti jembatan sebelumnya yang ambruk di tahun 2010 akibat dihantam banjir besar.Oleh pemerintah Kota Manado, jembatan tersebut dibangun lagi dengan menggunakan anggaran APBD 2011 dengan menunjuk CV Zikma Maramis sebagaai Developor atau kontraktornya.(jor)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara