
Penulis: JenlyWenur | Manado
Jumat (26/6/2026), atmosfer di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado tampak seperti biasa, sibuk, berkejaran dengan waktu, dan penuh harap.
Di tengah hiruk-pikuk pintu gerbang utama keselamatan pasien tersebut, sesosok pria dengan langkah pasti tampak menyisir sudut-sudut ruangan.
Ia bukan pasien, bukan pula keluarga yang sedang panik.
Beliau adalah Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes.
Di antara tumpukan agenda birokrasi dan manajemen yang menyita waktu, Prof. Starry memilih menanggalkan sejenak kenyamanan ruang kerja demi melihat langsung realitas di garis depan pelayanan.
Kali ini, radar pengawasannya tertuju penuh pada IGD, jantung pertahanan rumah sakit rujukan nasional kawasan Indonesia Timur ini.
Tak sekadar lewat, Prof. Starry mengamati dengan jeli.
Mulai dari alur penerimaan pasien yang harus bergerak cepat, kesiapsiagaan para tenaga kesehatan yang berjaga, hingga memastikan ketersediaan tempat tidur dan fasilitas penunjang tidak mengalami kendala.
Baginya, mutu layanan tidak bisa hanya dilihat dari atas kertas atau laporan formal, ia harus dirasakan langsung dari keringat dan dedikasi di lapangan.
Di sela-sela pemantauannya, guru besar penasihat jantung ini juga menyempatkan diri berdialog dengan para dokter dan perawat.
Ia mendengar, mencatat, dan menyerap langsung keluh kesah serta kendala teknis yang kerap muncul di jam-jam krusial.
“Pemantauan langsung ke unit pelayanan merupakan hal yang penting,” ujar Prof. Starry dengan nada tegas namun tetap humanis.
“Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan. Kehadiran pimpinan di lapangan juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tambahnya.
Aksi turun lapangan ini bukanlah pemandangan baru, melainkan sebuah konsistensi yang terus dirawat.
Sebagai pintu masuk utama bagi pasien kritis dan rujukan dari berbagai penjuru, IGD menuntut standar tanpa celah.
Lewat pengawasan ketat yang menyentuh hingga ke sudut-sudut terkecil rumah sakit ini, Prof. Starry menegaskan bahwa manajemen tidak sedang berjarak dengan pasien.
Langkah tak kenal lelah sang Dirut hari itu menjadi bukti nyata bahwa di RSUP Kandou Manado, komitmen terhadap pelayanan yang bermutu dan humanis bukan sekadar slogan, melainkan nadi yang terus berdenyut di setiap sudut layanannya.
