Politik dan Pemerintahan

Provinsi Totabuan Terus Disuarakan

Totabuan – Wacana untuk pemekaran Bolaang Mongondow Raya untuk menjadi Gubernur memang sudah sejak lama didengung-dengungkan, namun sampai saat ini belum juga adanya titik terang untuk pemekaran daerah yang dikenal dengan lumbung padinya Sulawesi Utara ini. Menanggapi hal tersebut para tokoh masyarakat terutama tokoh pemuda terus menyuarakan agar pemekaran bisa direalisasikan.

Salah satunya datang dari tokoh muda Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Rolly Ketjil, dirinya mengatakan bahwa apalagi sih yang belum dipenuhi oleh Bolmong Raya untuk adanya pemekaran di tanah Totabuan.

“Secara administratif yang menjadi persyaratan untuk dimekarkan menjadi sebuah provinsi tentunya Bolmong Raya telah terpenuhi, tapi kok sampai saat ini entah ada apa sehingga pemekaran tersebut belum juga terealisasi,” papar Rolly.Ditambahkannya bahwa seharusnya pemerintah mampu melihat kebutuhan dari pada masyarakat yang ada di tanah Totabuan.

“Pemekaran itu adalah impian serta kerinduan seluruh masyarakat bolmong raya,” tutupnya.(jkf)

2 tanggapan untuk “Provinsi Totabuan Terus Disuarakan”

  1. Berdasrkan penelusuran arti dari kata “Totabuan” yaitu tempat mencari nafkah atau tempat berburu, atau wilayah mencari nafkah. Contoh Totabuannya orang Kotamobagu adalah Dumoga. Dumoga adalah Totabuannya orang Mongondow dan orang asal daerah lain. Menurut pendengaran kata ” Totabuan” meninggalkan kesan “Heroik dan indah “, seperti ” Bogani in Totabuan”. Untuk pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow, sebaiknya digunakan nama ” Provinsi Bolaang Mongondow”. Kalau menggunakan nama “Provinsi Bolaang Mongondow” memberi nuansa ” Budaya” , “Sejarah” dan””Geografis”. Selanjutnya nama-nama daerah kabupaten kota pemekaran nama-namanya disesuaikan dengan mempertimbangkan Sejarah, Budaya dan Geografis daerah yang bersangkutan. Lebih tepat kalau nama kabupaten Bolaang Mongondow Selatan diganti menjadi : Kabupaten Bolaang Uki”, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diganti ” Kabupaten Bintadow”, Kabupaten Bolaang Mongondo (Induk) disebut “Kabupaten Bolaang”, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diganti dengan Kabupaten “Kotabunan”. Begitu Juga dimekarkan Kabupaten Dumoga dan Kabupaten Mongondow( wilayah-wilayah yang melingkari Kota Kotamobagu). Soal nama Provinsi Totabunan supaya jangan tergesah-gesah, namanya provinsinya perlu dikaji lebih dalam

  2. kebutuhan masyarakat atau kebutuhan elit?yg lebih tepat dimekarkan tuh Papua sana. dmna2 tuntut pemekaran alasannya yah untk perbaiki kualitas pelayanan publik tp liat aja praktiknya nanti yang ada cuma sentimen primordial n syahwat elit yg ingin jabatan baru yg lbih fresh.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara