Tagulandang-Tim pemenangan Salindeho-Kuera (Salera) di Kepulauan Tagulandang terus menyebar ke setiap kampung. Khusus wilayah Tagulandang Utara (Tagut), tim bahkan telah menyatu dengan kader dan para simpatisan membentuk sebuah kekuatan besar untuk mengantar Winsulangi Salindeho dan Piet Hein Kuera ke kursi pemimpin Sitaro 2013-018.
Bahkan Wakil Ketua Tim Pemenangan Salera, Salmon Jacobus, yang juga putra asli Pulau Mandolokang —sebutan untuk Tagulandang— berani mengklaim power PDIP, lawan tanding Salera yang diusung Golkar dan gabungan Parpol, perlahan tapi pasti mengalami pengeroposan di wilayah Tagulandang Utara.
“Warga Tagulandang Utara semakin mengerucutkan pilihannya untuk Salindeho-Kuera, rata-rata yang mengidolakan Salera berpendapat keduanya figur yang nyata memihak kepentingan masyarakat,” sebut Salmon Kamis (25/4). “Kalau boleh dibilang antara kami dan kompetitor di Tagulandang Utara perbandingannya sudah fifty-fifty,” imbuhnya optimis.
Klaim Salmon bukan tanpa dasar akurat. Dalam setiap pelantikan tim di Tagulandang Utara, selalu ratusan massa terkumpul. Selain tim Salera, ada yang hadir tanpa diundang, namun memiliki tekad yang sama dengan tim tersebut untuk memenangkan Bu Winsu dan Kaka’ Piet, sapaan akrab Salindeho dan Kuera. Seperti yang terjadi di Kampung Minanga dan Bawoleu
“Masyarakat yang simpati dengan Salera keluar rumah untuk mendengar langsung pembekalan keduanya untuk tim pemenangan, mereka tidak diajak, tapi memang sukarela,” tandas Salmon. (*/alf)

PEDULI BERSI PE ANALISA MEMANG MANTAP,SENG ADA LAWANG……HIDUP PDIP
analisa yg sangat akurat dari peduli bersih bahwa salera cuma akan menang di 2 kampung tersebut
Nanti di audit kalau selera so menang, Di Siau Cuma 2 kampung selara mu menang yaitu : Batu senggo, Dan Lia
Audit proyek di siau timur jaringan air bersih di kmpung deahe siska yg pegang proyek TGR nda dpa byar tu orng da krja…!!!
HIDUP SALERA …….!!!!
Mau bukti lebih jelas lagi Khusus di daerah Siau Timur
Ada pekerjaan Jalan dan jembatan waktu Tender tahun 2010 sekitar bulan April 2010.
Bentangan Jembatan Pada Waktu Ditender ada 2 bentangan yaitu bentangan jembatan Panjang 8 Meter dan bentangan Panjang 12 meter..
Tapi kenyataan yang ada dilapangan sekarang tidak sesuai Broer…
Makanya sangat perlu hal ini diangkat lagoi Oleh BPK…………….
Jadi bonkar-bongkar kawan jangan cuman Opa yang di bongkar semua pasti kenangan – kenangan manis yang tidak lupa akan dilupakan…….
Pada Prinsipnya jangan langsung tepuk dada rapat brour……
Ngoni ingat dan dengar bae-bae jo…
Walaupun setiap tahun ada pemeriksaan dari team BPK dan apabila ada hasil pemeriksaan dinyatakan tidak ada temuan dan dinyatakan Bebas tanpa
penegecualian khusus Broer….he he he he….eee…
INGAT KAWAN KALAU SAMPAI ADA LAPORAN ADA TEMUAN DAN ADA BUKTINYA DARI LAPORAN MASYARAKAT….ADO..ADO AAADDOOOOO KAWAN PASTI DI BONGGKAR….
Jadi siap-siap jo Kalau partner kerja dari Tony supit untuk siap di periksa atau diaudit kembali hasil kerja proyeknya mulai dari Tahun2009 sampai sekarang 2013 ini ….. Kontraktor yg tidak betul hasil kerjannya siap-siap untuk diperiksa ulang….
Jadi bisa ada yang kincing babadiri ini……sudah terbukti ada didaerah lain yg ada di seluruh wilayah nusantara republik Indonesia……..
Audit jo Proyek Jaringan air bersih di Tagulandang 2009-2010 yg dari Minanga ( sumber Mata Air ke Buhias )
Audit jo Proyek Ruas jalan dari Buhias _ Minanga 2009-2010
Audit jo Proyek ruas jalan Buang (Tope) Lamanggo…… masih banyak lagi,,,,
@ Brur…samua pe maksud ada baenya ada juga jahatnya itu semua karena diakibat semua punya ayam jago…….bukan ayam potong.
Kita ada pelajari supaya bisa jalan pembangunan di Kabupaten Sitaro nanti sebaiknya masyarakat mulai sekarang sudah harus punya acuan dimana jika masa kerjannya seorang kepala Pemerintahan cukup satu periode saja…………………………….. kenapa jika lebih dari satu periode ( lebih dari 5 Tahun menjabat )……..???????????
Nanti pada saat memimpin ke 2 atau masuk ketahun ke 6 (proses),thn ke7 ( sedikit membangun ),ke 8( ganti uang Proyek lama ,ke 9 ( sama ganti uang proyek Lama & thn 10…..aduh habis masa periode….dech !!!! persiapan utk pilkada baru.. he he he
So dapa.lia ni petarung ini…. biasa ja ba pasiar pa tonsu p rumah kong plg dapa doi 200-500rb.wkwkwkwk
biar tua mar torang sayang, daripada muda mar cuma jaga laci, kasihan
@Petarung…,
Masalah agama adalah nomor satu di SITARO, karena budaya dan adat masyarakat SITARO berbasiskan Agama…, jadi torang orang SITARO butuh pemimpin yang agamnya Jelas..,jangan kong tu BUPATI agama KONGHUCU kong lei ba iko PERJAMUAN KUDUS…,oh itu pelecehan berat disana.
yaaaaaaaaa kembali lagi masalah agama,so nda ada peluru laeng soooo.lebe bae urus jo itu salera pe tim so lebe abis dorang,bendahara golkar renol so mundur,si judy saerang so nda sanang pa tomi kansil,ngoni deng ngoni so baku simpang bara samua,urus jo itu dulu.dan TOLONG jangan jadi provokator,soalnya abis itu biasanya jadi teroris
@petarung & mangiri !!! itu bukan isu semata, tp itu kenyataannya. bagaimana torang mo pilih pemimpin yg tidak jelas agamanya? nah sekarang kita dapa kabar dari tman2 muslim, k’lo TONSU so janji pa dorang dia akan MO CARI AREA UNTUK MENDIRIKAN PESANTREN.k’lo ngoni nyanda percaya,ngoni boleh tanya jo pa semua teman2 dari Muslim.
@putra minanga,kita so jutaan kali bilang kalo ada penyimpangan,LAPORKAN supaya jangan jadi fitnah,ok?kalo ngana bilang einstein banci kita agak sependapat deng ngana.depe statement so nda maso akal sehat dan di buat2
@ PETARUNG nda bahan lain selain isu korupsi masyarakat sitaro so pande bro so tau mar baru sadiki yg tau mar klu tonsu pe kalakuan samua so tau bxk bapalo klu menang agak aman klu sampe kalah siap siap jo nga pe tonsu so tau to, @einstein bicara msk akal sadiki umur klu mendekati 70 so nda kuat masa hele nga tako batenis jangan2 nga banci ….
dari judul diatas ‘Power Merah di Tagulandang Utara mulai keropos…
menurut saya kesimpulannya bahwa power/pengaruh kader dan pengurus PDIP terhadap pendukungnya tak begitu kuat, karena dipengaruhi oleh kharisma figur WS Kuera…
barangkali didalam hati para simpatisan PDIP, mereka tetap pada pilihan partai mereka, tapi untuk memilih Bupati Kepulauan Sitaro, mereka akan memilih figur yang disukai dan dipercayai mereka…
apalagi selain diusung Golkar, SALERA juga didukung oleh partai lain Nasdem, Demokrat, Gerindra…
jadi yang dilihat adalah Figurnya…bukan partainya…
@einstein,begini saja ini soal bukan habis bahan.torang mo pilih 2 kandidat mana yg terbaik,pertama mo suka tua atau muda?opa winsu tua,pak TONI muda.keduanya sehat.kedua:dua org ini kebetulan yg satunya pernah jadi bupati mencakup daerah yg sama dan yg satu bupati incumbent pertanyaannya apa yg telah di lakukan kandidat yg tua waktu dia menjabat bupati di daerah sitaro?jawabannya TIDAK ADA berbeda dengan yg telah di lakukan pak TONI torang bole lia sendiri itu hasil terlepas sebagai manusia pasti ada hal2 yg belum maksimal.ketiga:kedua kandidat ini mana yg backgrondnya bersih alias tidak ada kasus hukum?opa winsu semua tahu ada kasus makan minum dan sementara bergulir di polda.kalo pak TONI sampe skarang tidak ada,yg lain cuma berkoar koar tapi kita bilang kalo ada laporkan!jadi melihat hal2 di atas torang bole lia secara rasional mana yg lebih baik antara kedua kandidat,terlepas tentunya keduanya adalah manusia biasa yg tidakl terlepas dari kesalahan,tapi torang musti jeli masa mo pilih pemimpin yg terlibat kasus korupsi yg merupakan musuh masyarakat?begitu einstein mudah2an pencerahan ini boleh ngana terima dan aminkan
@petarung…
gini aja bro…
kelihatan tinggal bro petarung sendiri yang malu-maluin membela Tonsu terus-terusan…
gimana kalau bro petarung, dukung saja WS…nanti juga kalau udah lewat Pilkada…silahkan petarung majukan lagi partai anda PDIP untuk persiapan Pemilu 2014…
kelihatan petarung sudah habis bahan buat mendukung Tonsu…hanya tinggal bisa mengkritik WS…
bukan soal usia bro, lihat dulu kemampuan fisik…malahan ada yang baru berusia 50tahun harus pensiun dini karena fisik sudah lemah…
di usia 70 tahun WS masih bisa berolah raga Tenis…saya sendiri gak berani hadapin WS main Tenis Lapangan…atau lomba Jalan Sehat…
saya kira bro petarung sendiri tak begitu mengenal pribadi Tonsu maupun WS sendiri…
dan saya yakin jika anda berkesempatan untuk bertatap muka dan berbicara langsung dengan WS…anda bisa tahu sendiri apa sebenarnya kharisma yang dimiliki WS yang dapat menyejukan hati orang yang berbicara dengannya…
dan bagaimanapun juga…isteri dari WS meskipun tentu punya kelemahan manusiawi…tapi ia adalah seorang Pendeta…dan juga Ketua Dewan Propinsi Sulawesi Utara…jadi dukungan yang dapat diberikan ibu Meiva SL tentu sangat menjunjang WS dalam menjalankan tugas WS…
@einstein vreeke pe harapan di pilkada ada di mitra dan kk,ngana cuma bisa beranalisa,apa ngoni samua tau waktu pemilihan ketua dpd golkar winsu so terima komitmen dengan vreeke,tapi imba tiba2 dtg dengan membawa komitmen lebe si opa langsung berpaling.dari situlah asal mula vreeke nda sanang pa opa tambah lagi pas cnr kalah di minahasa si meiva mo coba gunting pa vreeke.logika aja kenapa si winsu di depak dari dpd sangihe kalo dorang pe hubungan bae?@putra samua yg satu orang da tulis ngoni so tau itu opa tutune yg ngoni dukung ada masalah korupsi,ngoni suka ngoni pe pajak yg ja byr ke negara trus opa ambe maso popoji sandiri?dan ingat sekali lagi ingat mo kase isu putra asli atau bukan so nda jaman,so banya contoh di banya daerah,lebei baik pikir cara bgm mo bisa memperringan opa winsu pe kasus yg sedang bergulir di polda
Kita sebagai Asli putra daerah Kabupaten Siau Tagulandand Biaro…….. ( SITARO ) Jika kita Mau membumi hanguskan Kapitalisme yg ada di Bumi SITARO,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,Maka dari sekarang sebagai GENERASI MUDA ASLI PUTRA DAERAH SITARO Harus bangkit dari penderitaan Jaman Kapitalisme…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Bangkit….bangkit ..bangkit dari Tidur ….
Masukan dari kami Bila ingin Anak-anak Generasi Asli Putra Daerah Kabupaten SITARO … ingin menjadi Tuan dan Pemimipin Di Negeri Sendiri maka mulai saat sekarang harus berbalik 180 derajat,,,,,tinggalkan Dokma dan pemikiran yg lama….DUKUNG Bu Winsu dan Kaka Piet Kuera..sebab beliau berdua adalah contoh sebagai Anak – anak adat asli Putra Siau Tagulandang Biaro ( SITARO ) bukan turuna PUTRA DAERAH Tetapi Turunan ASLI PUTRA DAERAH.
Hidup Power Merah Di Tagulandang Utara
Kalian Tidak Salah,,,,,
Tapi saat ini…..kalian telah berfinsip bahwa bukan warna yg dipersoalkan…. Tapi Calon PIGUR….PIGUR…..PIGUUUUUUUUUR yang Di usung.
Seng NU HIno anu PUkule…nae jadi Maju terus….terus….terus…dukung Pigur.
Ibu Megawati Tidak Akan Marah,,,, Nanti kalau pemilihan Presiden Baru Dukung Ibu MEGAWATI SOEKARNO PUTRI TO……
Ha ha ha aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,, Merdeka…Merdeka,,,Merdeka!!!!
POWER MERAH di tagulandang Utara kendor bukan untuk selama-lamanya,
Berhubung dalam pilkada bupati maka calon PIGUR YANG HARUS DIPILIH BUKANNYA WARNA – WARNI ANU………… Hidup Salera ,,,,,jika org tidak ada Salera makan ,,, sudah jelas dia akan kekurusan,,,,jadi kalau BANTENG PUTIH Kalau nyanda SALREA Makan Sudah tentuh Dia akan kena Penyakitan dan Kekurusan dan dengan perlahan-lahan Dia Akan Mati..
Jadi Hihup Bu Winsu dan kaka kuera………………………..BO BALINGE SEKARANG >>>KANGERENG LAI…..Dan BOBALINGE IKAMIRUA KANGERENG SAU
……Perlu diingat oleh masyarakat umum,,,masa ke duakalinya untuk terpilih maka sudah jelas Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur dan Pembangunan fisik akan berturun dratis,, karena dana yg ada tinggal mo ganti utang-2 proyek pada masa 5 tahun menjabat… jadi ini yang perlu pikirkan dan ketahui, Sistem BIROKRASINNYA DEMIKIAN OLEH INCAMBEN dalam hal ini Tony Supit.
Kalau Bupati baru pasti banyak yg baru-baru,yang lama di sulam pelan2n noch…..he he he eeeeee
@Gelfan…
fakta yang perlu anda simak…
selama masa kepemimpinan Ketua DPD1 PG Sulut…
Golkar kehilangan dominasi di banyak daerah, termasuk di kampung halamannya Minahasa…
satu-satunya harapan Vreke Runtu yang tersisa hanyalah Duet Winsulangi Salindeho – Piet Kuera…. dua punakawan Gaek Partai Golkar Sulut…
apabila SVR tak bisa memenangkan Salera di Sitaro, berarti akhir masa kepemimpinan SVR…, harus mundur, atau diPAW…
Winsulangi Salindeho Mantan Ketua DPD2 PG Sangihe…
Piet Kuera Ketua DPD 2 PG Sitaro…
apa alasan SVR untuk tidak mendukung SALERA…????
apakah SVR mau dipasang atribut ‘Buah Pala’…????
Kuning diluar…merah didalam…???
tak mungkin lah….
yang pasti SVR akan berjuang sekuat tenaga dan pikirannya untuk memenangkan SALERA….!!!
SEBALIKNYA…
apabila Tonsu mengalami Kekalahan…itu bukan berarti PDIP di Sitaro berakhir…karena masih ada 2014…semua lini partai di Sitaro berlomba dan berkompetisi dalam suasana yang lebih ‘sehat’ dan ‘dinamis’ apabila tirani Tonsu telah berakhir di Sitaro…
jangan sampai ‘kekurangan’ yang dimiliki Tonsu akan ‘ditempelkan’ pada PDIP Sitaro…
Einstein,butul2 ini opa pe org samua so nda bahan laeng,makanya pendukung lebe abis. Soal agama terserah jo ngoni mo bilang apa,kita nimau bahas yg pasti Pak TONI nda pernah menduakan agama.for ngoni2 yg nda ada karja pi cari tau jo agama apa.dan yg pasti murka TUHAN akan turun pa ngoni
@Petarung…
anda harus sadar bahwa masyarakat Sitaro adalah masyarakat Adat yang sangat Religius…
bukan persoalan apa agamanya…
saya mendukung pendapat @Frien Lee Mose
apakah Tonsu beragama GMIM atau Pantekosta…Konghucu atau Budha…
tak jadi perdebatan…
tetapi harus JELAS…apa sebenarnya agama Tonsu…
jangan sampai Tonsu menunjukkan dirinya pada publik bahwa ia Kristen Protestan…
tetapi dalam rumah ia membakar Hio sesuai agama Konghucu…
kalau memang Tonsu Konghucu…tak jadi masalah…asalkan dia benar-benar taat dan patuh beragama pada agamanya…
tak perlu hanya untuk ‘mencari’ muka lantas harus menistakan agamanya sendiri…
Ketua DPD Golkar Sulut : Vreeke Runtu ndak dukung pencalonan Opa Winsu di Pilkada Sitaro, soitu pemecatan Opa Winsu sbg Ketua DPC Golkar Sanger dilakukan . So jelas skrg bhw Opa Winsu bertarung sendirian di Sitaro . Beda dgn Tonsu + Sisca yg didukung penuh Ketua DPD PDIP Sulut : ODK plus seluruh Bupati PDIP se Sulut . Sisca Salindeho dipersiapkan ganti Tonsu sbg Bupati , soitu Kuerah didepak oleh ODK dari pencalonan paket PDIP – Golkar . Skenario ini untuk kejayaan PDIP di Sitaro . Kabarnya SVR sakit hati krn diam2 Meva Lintang galang dukungan mo cungkel SVR sbg Ketua DPD Golkar Sulut pasca kekalahan CNR di Minahasa
bung frienlee mose…
jangan sangkutpautkan dengan agama donk mas broo…..
Yaaaa kasiang ngana mose somo bawa ke masalah agama,kalo soal itu urusan yg bersangkutan dgn TUHAN bukan torang,mo dia pendeta kong pangmabo atau itu org pezinah yg bertobat,mo dia rajin maso gereja atau tidak, itu urusan masing2,yg penting jangan menduakan agama,dan supaya ngana tau gubernur amper tiap minggu beda2 gereja dia maso dan tidak masalah sebab itu tugas seorang pemimpin.kalo ngana mo bawa isu agama lebe ancor ini salera.tolong jangan jadi provokator,bahaya frenn!
@ PETARUNG !!! Apa yg ngana mo bangga pa TONSU so? sedangkan depe agama so nyanda jelas. kalau dia kristen, kristen aliran yg mana? Sedangkan di GEREJA PANTEKOSTA deng GMIST nyanda dapa lia dia mo maso GEREJA. nanti mo dapa lia kalo so dekat2 mo pemilukada deng ada acara2 khusus di GEREJA.( BIASA,,,MO CARI MUKA ).ko tawe KAFIRE I TONSU ndi.
Tamaka,emang sapa yg mo kalah,ngana kira sama deng opa winsu serta kalah di sangihe nda pernah injang tahuna.pi bilang pa opa bayar jo itu oto2 ada sewa pendaftaran dulu.tutune pake doi rakyat ini opa
Ini buktinya saudara kita di Tagulandang juga sudah jenuh dengan TONSU….
Tutune tetap menjadi pilihan masyarakat sitaro yang kj alias kurang jelas seperti tonsu krn kalau ia kalah pilkada ini jangankan menengok keluarga namanya pun akan ia ganti apalagi pdi perjuangannya akan ditinggalkan tampa bekas karena dia bukan orang tutune dan bukan kader tulen partai bagaikan langit dan bumi dengan salera.
buat salmon, di siau le bilang bagitu waktu pendaftaran.ternyata sampe skarang itu oto2 yg ada sewa blum bayar dorang so mangamu di siau.bole di cek!!jangan kwa ja beking berita bohong. untuk media ini so terlalu berlebihan ja muat berita dan sangat tidak berimbang,tapi saya maklum no problem,seperti biasa seorang Petarung pantang kase info tidak benar