
Tagulandang-Mesin perang milik Drs Winsulangi Salindeho-Drs Piet Hein Kuera (Salera) yang akan digunakan dalam Pemilukada Sitaro, terhitung lengkap. Barisan politisi, mantan birokrat dan akademisi melingkari calon yang diusung Partai Golkar dan sejumlah Parpol lain itu.
Kini barisan Parpol pengusung, Ketua Partai Demokrat Sitaro Adenan Luntungan, Ketua Gerindra Julian Papona serta tokoh mudanya Elians Bawole SE, Wakil Ketua Hanura Drs Jupiter Makasangkil —pernah menjabat Sekda pertama Kabupaten Sitaro— dan Kolonel (Purn) Raymond Wulanta, Ketua PDS Corry Biga, Ketua PDP Sitaro Drs Micojan Bawuna hingga kakak beradik Ketua Nasdem Sitaro Sumitro Jacobus dan politisi Salmon Jacobus bersatu di bawah panji Salera. Termasuk pula politisi Golkar Hibor Sawori STh dan Waket DPRD Sitaro Hironimus Makainas, sangat aktif dalam berbagai kunjungan di Pulau Tagulandang.
Ketika sosialisasi berlangsung di Kampung Minanga Tagulandang Utara dan Balehumara Tagulandang induk baru-baru, Julian Papona, Elians Bawole, Jupi Makasangkil, Wulanta, Salmon, Makainas dan Sawori nampak melingkar pasangan Salindeho-Kuera. Kehadiran tokoh-tokoh itu membuka pemahamanan masyarakat kalau semua bersatu untuk Salera.
“Kami hadir bersama di sini untuk menunjukkan dukungan buat Bu Winsu dan Kaka Piet, kami yakin mereka berdua adalah pemimpin yang tepat untuk memimpin Sitaro lima tahun ke depan,” tandas Elians, lelaki ganteng asli Haasi Tagulandang yang juga Waket DPRD Sitaro selain Makainas.
Tapi juga selain para politisi dan mantan birokrat, kalangan akademisi seperti Wempriets Jacobs dan Drs Jakcried Kanselir Maluenseng MSc, ikut memihak Salera. Wempriets tokoh Biaro dan Jackried asli Siau Utara, bergerak di kawasannya masing-masing mengajak masyarakat untuk menentukan pilihan tepat pada hari-H pencoblosan 6 Juni depan. (*/alf)

@petarung: ngana kwa talalu banyak dapa minuman king dari tonsu, jadi ngana banyak mulu!!! Hahahhahaha
E arenge mohong kolabo tinai maloang, otaki takoa taho-o.
Tunggulah hari H-nya suara rakyat pasti suara TUHAN.
Bagi masyarakat, pililah sesuai hati nurani jangan terpengaru dengan MOHONG KO LABO tanpa ada bukti yg nyata.
Hidup rakyat Sitaro
@rudy,kalo pak TONI korupsi TUNJUKKAN mana dia ada korupsi,dan kalo ada langsung LAPORKAN.jangan cuma bilang ini bilang itu,kalo cuma mo bilang samua bole.yang kita heran ngana selalu bilang mendukung calon yang bersih dari korupsi,kong kita tanya skarang itu opa yg ngoni bilang tutune, apa dia bersih??ada audit bpk thn 2010 opa ada beking kwitansi fiktif,opa mengakui kena tgr,stafnya mengakui opa ada suruh bawa cash doi dan di ganti dengan pertanggungjawaban fiktif,semua info ini resmi dari ketua bpk sulut dan di amini oleh kabid humas polda pak adare.apa lagi ngana mo bilang rudy?ini so nyata2 ada audit resmi dari lembaga negara bukang sama deng ngana pe cerita dia begini dia begitu.
@Bro Rudy..,
menurut berita yang berdar di SITARO saat ini…,Camat SIAU TIMUR baru baru ini menjalankan TUGAS khusus dari Bupati Incumbent (TONSU) membagikan Beras milik PEMDA SITARO yang notabenya adalah Beras Bantuan dari Pemerintah Pusat untuk masyarakat SITARO.
Beras tersebut oleh Camat SIAU TIMUR di Bagikan ke beberapa desa di antaranya desa KARALUNG,desa Dame,dan menurut kabar dari para simpatisan SALERA di kedua desa tersebut, camat SIAU TIMUR telah membohongi masyarakat dengan menyampaikan bantuan Baras Gratis tersebut adalah sumbangan pribadi dari BUPATI TONSU agar menarik simpati masyarakat desa.
Memang kua nyanda betul klo org — jadi pemimpin, kecuali klo di — sana. Org — itu orientasinya doi, doi, dan doi. Dorang dari kacili memang so diajar bgmn mengelola bisnis. Jadi, nimbole herang klo klar sekolah, biar so S-2 dari luar negeri, ujung2-nya adalah jaga toko. Rupa kita pe tamang tamatan S-2 luar negeri, depe laste cuma jaga depot air isi ulang. Dulu pernah 2 kali punya pembantu org Sangir. Pembantu pertama diberhentikan krn sakit, menurut ko tape teman itu. Pembantu kedua, menurut ko itu, dia minta pulang. tapi menurut kita pe analisis, dia merasa rugi memperbantukan org lain. Klo dia boleh kerjakan sendiri, kiapa kong dia musti pake org lain. Klo pake org lain, berarti ko tape teman itu, berkurang depe doi. Jd, dia lebeh suka sandiri kerja, dan depe doi lebeh banya. Kita slalu berdiskusi dgn dia. Dia selalu mengulang-ulang ucapannya yg demikian, “Ko nyanda lanjut jo S-3, spy bisa jadi dosen mengajar.” Kong dia jawab begini, “Sama jo kua. Torang pe tujuan baskolah kan doi, cari doi. Buat apa buang doi banya kong maso cuma sadiki. Rupa kita, kita pe pengetahuan so boleh. Kita baskolah cuma sekadar belajar. Skrang kita bakumpul doi. Jd, rupanya smua org — memiliki prinsip spt yg kita pe teman ini bilang. Cuma yg kita heran, ko tonsu yg dulunya mengelola bisnis perjalanan laut dengan kapalnya , kok malah tertarik jd bupati. padahal, gaji bupati aslinya, nyanda sampe Rp.10 juta per bulan. Mar ko tonsu sgt tertarik. Berarti, penghasilan dari bupati, di luar gaji sgt banyak. -Dulu kita pro pa ko tonsu wkt pilkada 2008. Torang pe pandangan dulu kua praktis saja, ko tonsu kua so kaya, masak kua dia mo korupsi. T- Mar utk Pilkada 5 Juni ini, ko tonsu akan kalah krn mayoritas masarakat Sitaro mendukung Calon Sitaro Tutune, bukan mendukung ko tonsu bersih (ngaku-ngakunya sih bersih, mar co priksa. Kalo pake istilahnya Farhat Abbas, “Berani gak lu sumpah pocong, kalo emang lu bersih”.
Bu winsu so nya lama mo dapa depe kasus di sangihe.
So itu piet da ambe pa dia spaya piet yg jdi bupati.
Soalnya kalo piet ba calon papan 1 nya mampu
Simak bae2 itu.
@ko tamaka untung..,
TONSU memang bukan pilihan tepat untuk memimpin SITARO kalau sikapnya seperti itu….
HIDUP “SALERA”…
@Makan Puji…
ngoni Pasti so siapkan doi for ba bli suara toh…?,…untuk PILKADA juni nanti ini saya yakin tidak bakalan sukses dengan cara itu lagi..
Tonsu tidak ada sama sekali merasa diri sebagai orang sitaro buktinya ia mau dipilih dan di percaya oleh orang sitaro tapi ia tidak perna mau mempercayai orang sitaro krn dalam setiap acara ia tidak perna mau makan sehidangan semeja dengan kita orang sitaro karena takut kena racun, ilu, potase….
Kalau kwa ada orang yang lebe baik dari dorang dua kang??? Bu winsu deng Kuera so bole jo, so cukup berkuasa. Sedang Toni Supit deng Siska nda pas. Musti orang baru. Supit lei samua proyek depe perusahan yang ator
Berita berita selama ini sangat menonjokan Winsu, rupa so menang sebelum berperang.. Fakta menunjukkan berita berlebihan tentang seorang calon, akhirnya keok..Hidup Tonsu, kami seribu persen mendukungnya. Lebih baik ndak berkoar2, pemilih riel pasti mendukungmu pada waktunya..
ini no kalau TOKOH. jadi pertanyaan besar kenapa mereka lbh percaya BU Winsu dan Kakak Piet dari pada Ko Tony dan Siska?