Kota Bitung

Polemik Jalan Khusus PT TTN Terkuak, David Sompie Paparkan Tiga Akar Persoalan

“Kami memiliki sistem pemantauan pergerakan tanah secara real time. Potensi longsor telah terdeteksi sebelumnya sehingga akses sempat ditutup sebelum kejadian. Karena itu, penyebab longsor harus dibuktikan melalui kajian teknis dan ilmiah, bukan berdasarkan asumsi,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, suara masyarakat menjadi salah satu perhatian utama. Warga Pinasungkulan, Yunita Kambey, secara tegas meminta agar jalan khusus PT TTN segera dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, warga saat ini membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar wacana. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang diambil.

“Kami hanya ingin akses yang aman. Jalur yang digunakan sekarang sangat terbatas dan rawan. Jika ada jalan yang lebih layak dan bisa membantu masyarakat, kami berharap itu bisa segera dimanfaatkan,” katanya.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pihak dalam menghadapi dampak longsor yang mengganggu mobilitas warga. Pemerintah, BPJN, perusahaan, aparat keamanan, DPRD, dan masyarakat kini berada dalam satu tujuan yang sama: menghadirkan solusi cepat tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Di tengah kondisi yang masih penuh tantangan, harapan masyarakat kini tertuju pada langkah konkret yang dapat segera diwujudkan. Sebab bagi warga Tinerungan dan Ranowulu, akses jalan bukan sekadar sarana penghubung, melainkan urat nadi kehidupan yang harus tetap berjalan dengan aman.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara