Berita Utama

PLN Tak Berubah, Pengamat Pelayanan Publik Desak DPR Bertindak

Jackson Kumaat di PT PLN

Demo KNPI Sulut 28 Oktober 2014

 

Manado – Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak menepati janjinya. Janji terakhir dari pihak PLN, 28 November 2015 perbaikan selesai dan tidak ada lagi pemadaman.

Tapi kenyataannya, hingga saat ini pemadaman listrik masih saja menghantui warga. Atas kondisi ini, pengamat pelayanan publik mengatakan bahwa ada yang salah dari kinerja PLN.

ADVERTISEMENT

“Pemadaman listrik saat ini menandakan bahwa cara kerja mereka itu tidak benar. Bukan sedikit kerugian yang dialami masyarakat karena pemadaman listrik, ditambah lagi dengan naiknya harga listrik. Masyarakat kecil tentu saja dirugikan. Pertanyaan sekarang, masyarakat susah mendapat listrik tapi Indomaret dan Alfamart dengan mudahnya dapat listrik. Bangunan belum selesai tapi instalasi listrik sudah terpasang, lampu sudah nyala. Ada apa dengan PLN ini? Kinerja PLN tidak becus. Harus ada reformasi ditubuh PLN,” ujar Marthen Kimbal kepada BeritaManado.com, Rabu (2/12/2015).

Momen penting yang akan dihadapi masyarakat pun terancam tak berjalan kondusif karena ulah PLN.

“Herannya setiap mau ada momen, PLN memanfaatkan itu untuk pemadaman listrik. Pelaksanaan pilkada sudah didepan mata. Bagaimana mau jalan dengan baik kalau listrik seperti ini. Umat Kristiani sedang menyambut natal. Jadinya setiap malam pasti malam kudus sendiri karena tidak ada listrik,” tambahnya.

Selaku pengamat, Kimbal pun mempertanyakan sikap diam DPR yang notabene adalah bagian dari masyarakat.

“DPR harus menekan PLN untuk memperbaiki kinerjanya. Hal ini harus dibicarakan. Sudah bertahun-tahun kondisi seperti ini tidak berubah, otomatis kerugian pun semakin bertambah. DPR juga adalah bagian dari masyarakat. Tapi kenapa hanya diam? Pemerintah juga harus turun tangan. Dalam Undang-undang dikatakan dimana ada pelayanan publik, disitu harus ada pemerintah. Jadi harus cepat bertindak,” katanya.

Sementara General Manager PLN Suluttenggo saat dihubungi BeritaManado.com untuk konfirmasi belum mengangkat telepon. (srisurya)

Baca juga: