
Manado – Kesal karena merasa dipermainkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan pemadaman listrik laksana lampu disko.
“Mati tiga jam , pas menyala senang sekali ternyata hanya lima menit, sekarang sudah padam lagi,” urai Gina, seorang penghuni kost di lorong Camat Malalayang kepada BeritaManado.com, Jumat (24/1/2014).
Pernyataan serupa disampaikan oleh Denny, seorang pemilik bengkel.
“Listrik mati air juga mati, wah klop siksanya,” ujarnya.(quin)
