
Manado – Banyak orang Indonesia di Filipina dan banyak orang Filipina di Indonesia khususnya berada di Sangihe yang dikenal dengan PiSang atau SaPi.
Masalah tersebut tak boleh dibiarkan dan segera diselesaikan.
Dikatakan Julius Jems Tuuk, Komisi 1 DPRD Sulut memiliki hasrat menyelesaikan masalah ini di pemerintahan Olly Dondokambey – Steven Kandouw.
Komisi 1 telah mengunjungi Dirjen Imigrasi kemudian ke Kanwil Imigrasi Sulut.
“Solusinya, harus dilakukan pendataan berapa banyak warga Indonesia di Filipina, juga sebaliknya warga Filipina di Indonesia. Berapa banyak yang ingin pulang dan berapa yang mau tetap bekerja di Filipina berpasport Indonesia,” jelas Jems Tuuk kepada BeritaManado.com, Selasa (21/2/2017).
“Di hearing tadi sebetulnya kami ingin tahu substansi penyelesaian dari pihak eksekutif. Biro Pemerintahan yang datang hanya menjelaskan normatif, misalnya dijelaskan bahwa ada 3566 warga Indonesia di Filipina, kalau kembali kami akan memberikan pelatihan. Bukan itu yang diperlukan, yang diperlukan misalnya bagaimana syarat administrasi kependudukan,” tandas Jems Tuuk. (JerryPalohoon)
