Agama dan Pendidikan

Pimpinan Fakultas Juga ke LN

MANADO – Perjalanan ke Luar Negeri oleh para pejabat di daerah ini terus menghiasi pemberitaan-pemberitaan di media. Setelah heboh personil Deprov Sulut melakukan perjalanan ke Argentina dan Inggris, juga beberapa Asisten di lingkungan Pemprov yang ramai-ramai ke Luar Negeri, ternyata Unsrat juga melakukan hal yang sama.

Lihat saja setelah informasi yang diterima bahwa Rektor Unsrat melakukan perjalanan ke Eropa beberapa waktu lalu, ternyata diikuti oleh beberapa pimpinan Fakultas yang ada di lingkungan Unsrat.

Sumber terpercaya beritamanado di Unsrat membocorkan bahwa ternyata ada beberapa pimpinan Fakultas yang mengambil bagian dalam perjalanan ke Luar Negeri.

“Beberapa pejabat Fakultas pasca kembali dari Hongkong sekarang ikut mengambil bagian perjalanan ke Luar Negeri,” papar sumber beritamanado, tadi siang.

Sayang ketika dikonfirmasi terkait pejabat-pejabat Fakultas mana yang ikut-ikutan  ke LN, sumber hanya berani menyebut satu pejabat yaitu pimpinan berinisial FE. (gn)

18 tanggapan untuk “Pimpinan Fakultas Juga ke LN”

  1. Wow .. diskusi yg sangat menarik.

    Btw, bole kase tahu study bandingnya ke Universitas mana di LN?
    dengan begitu kan torang yg mungkin masih buta informasi tidak akan menuduh sembarangan dan cenderung memfitnah seperti yg di katakan unsrat.ac.id.

    Karena ketika kita melihat Eropa nya, ada beberapa negara yg bisa kita jadikan acuan atau target study banding karena memiliki Universitas terkemuka dalam disiplin ilmu tertentu. MIT saja seringan mendatangkan dosen terbang dari Eropa.

    mungkin yg di kritisi teman2 yg lain adalah, mereka sudah sangat tidak percaya dengan jalan2 keluar negeri melihat begitu banyaknya contoh perjalanan yg sangat tidak efektif dan membuang2 anggaran. masalh internal yg belum selesai membuat masyarakat berpikir negatif ttg hal ini. dan menurut saya sebagai alumnus UNSRAT, wajar saja mereka berpikir begitu karena semasa kuliah dulu sering menyaksiakan penyimpangan2 di rektorat.
    tapi kita tetap berpikir positif utk hal ini walaupun secara pribadi saya terpaksa berpikir positif utk hal ini. nah pihak unsrat dalam hal ini mungkin bung unsrat,ac.id bisa memaparkan ke berita manado latar belakang dan misi study banding teresebut… sah2 saja bukan?

    Rgds,
    Sam

  2. Sorry diatas MBA ketukar dengan Master of Economic.
    Bagi mereka yang akan melengkapi saya ucapkan terima kasih sebe
    lumnya.
    Terima kasih Berita Manado.
    GBU.

  3. Dual degree kadang tertukar dengan dual major.
    Dual major bisa diselesaikan di universitas/negri yang berlainan untuk mendapatkan satu degree. ( dibagi waktu tempuh ).
    Dual degree bisa dilakukan diberbagai level associate degree keatas
    diselesaikan di berlainan universitas/institusi/negara.
    Seperti saya contohkan student diatas mengambil associate degree
    untuk business bersamaan dengan bachelor degree untuk computer
    science (parallel sekali mengayuh dua pulau terlalui)
    Kalau diambil satu satu tentu akan diselesaikan misalnya 6 tahun
    tetapi kalau dual/double degree program dua duanya bisa diselesaikan
    dalam waktu empat tahun atau lebih cepat lagi kalau ditambah fulltime
    summer semester misalnya.
    Dimana bisa dibagi waktu tempuh ataupun dimulai dari total semester yang
    berbeda. Diselesaikan di Universitas/Institusi /negeri yang berbeda.
    Juga untuk dual Phd & MBA ( Engineering&Economic} misalnya untuk
    level yang lebih tinggi.
    Terima kasih pendukung Unsrat atas comment anda. Mungkin ada yang
    lainnya bisa melengkapi pengertian saya
    Terima kasih untuk Unsrat.ac.ad atas keterangannya.
    GBU.

  4. Lama saya menetap/student di beberapa negara eropa (self support) dan
    mengikuti program seperti ini dan saya sudah lama menetap di AS.
    Pandangan dan pengertian saudara saudara tetap saya hargai. Disinilah
    kita bisa bertukar pikiran tentunya Tanpa melupakan bahwa kalau makin
    banyak kita belajar akan makin sadar kalau makin banyak hal hal yang
    kita tidak tahu dan harus kita pelajari.

    Hususnya untuk UNSRAT saya ucapkan selamat belajar/mengajar dan
    penelitian. Semoga terpilih Rektor yang terbaik.
    GBU

  5. Dual degree itu biasanya paling lama 1 tahun untuk Bachelor, jadi biasanya 3 tahun di Indonesia dan tahun terakhir di Luar negeri, atau mungkin 3 thn pertama di indo, 6 bulan di LN dan balik ke indo untuk ujian terakhir.

    Kalau untuk Master, biasanya masing2 satu tahun di negara asal dan satu tahun di LN, atau ada juga yang sudah mendapat gelar dinegara asal, dan dia juga harus ujian di LN untuk mendapatkan gelar master di LN.

    Setahu saya seperti itu, jadi kalau menurut pandangan FerdinandJW, yang sangat singkat itu namanya bukan dual degree tetapi Short Course dan program semacam itu tanpa gelar apa2….

  6. Saya setuju sekali dengan saran dan pandangan pembaca atik &
    pembaca lucu yth.
    Mungkin maksud unsrat,ac.id. yth. dual degree/conjoint degree
    dalam pertukaran mahasiswa under graduate antar negara.
    Misalnya associate’s and bachelor’s programs untuk business & compu
    ting yang bisa ditempuh dalam waktu sangat singkat. dimana setelah
    graduate diterus kan di Unsrat untuk program kesarjanaan yang lebih tinggi.
    Jadi bukan program dual degree untuk post graduate.

    Taktik/strategi untuk mendapatkan power/authority di pemerintahan, institusi
    dan organisasi yg kecilpun adalah bagian dari politik.
    GBU All.

  7. Tiket murah bisa didapat di berbagai international tour operator & travel
    agency seperti KAYAK dan banyak yang lain lagi.
    Klik cheap international airline ticket di internet anda akan mendapatkan
    berbagai penawaran dan pilihan dan siapkan credit card untuk booking
    kalau anda sudah ready to go. Apa lagi kalau musim dingin di negara
    negara diatas khatulistiwa (low season penerbangan) banyak sekali
    discountnya.
    Selamat terbang.

  8. UI, ITB, UGM dan lain2 memang juga sering keluar negeri tetapi:
    Dorang pe dosen jadi dosen tamu, peneliti tamu, dan lain2….

    di Uni2 itu le banyak dual degree….Mar ada hasil, setiap tahun puluhan mahasiswa dari masing2 itu Uni pi kuliah di LN, itu memang hasil kerja sama dgn Uni2 luar negeri……

    Memang nda salah ka luar negeri, mar setujung kamari dp hasil….Pak Rektor somo klar jabatan, mar blm ada Mahasiswa Unsrat yg dapa kamari Dual degree…..please let me know kalo ada……? makanya unsrat.ac.id….kalo kaseh penjelasan jangan ngawur….setuju dgn Pembaca lucu dgn pembaca….transparansi…!!!

    Kalo nda suka media ajar bagini…transparansi kamari di website Unsrat.

    se info kamari tu ngana bilang dual degree….sapa2 mahasiswa so brangkat kaluar negeri….

    Harapan kami, Unsrat suatu saat akan membuat Rakyat SULUT bangga.

  9. Penasaran kita. Dimana mo beli akang tiket Indonesia-Eropa 8 juta? Kase akang dang tu informasi. Atik lagi cari tiket murah.

    Btw, kiapa ini unsrat.ac.id so bicara “lawan politik”? Emang di universitas ada main politik2? Oya, atik penasaran juga soal ‘dual degree’. Emang so ada di Unsrat? Pertukaran mahasiswa dengan universitas mana di LN? Sorry talalu banyak tanya. Sekali lagi, setuju banget dgn Pembaca Lucu. Di universitas2 LN biasanya yg ada di website mereka justru hasil2 penelitian.

  10. @unsrat.ac.id
    Mana dang tu dual degree tersebut…
    sekamari depe daftar…supaya masyarakat nda salah menduga dengan hanya membaca berita dari media.

    Saran saya, kalo boleh informasi di Unsrat.ac.id kaseh lebeh banyak, hasil2 kerjasama di LN kaseh disitu, supaya masyarakat dapat informasi yang baik.
    saya kira kalo dipublikasikan di website resmi Unsrat. torang2 tau oh ini dp hasil, pasti komen2 negatif akan berkurang.

    Memang kerja sama di LN sangat penting untuk Universitas, tetapi agar nyanda jadi masalah, jangan selalu Rektor yang musti pigi, mungkin roling2,
    yang kt tahu urusan tanda tangan dengan MOU itu nda perlu Rektor, Pr2 ato Dekan2 so boleh. nda masalah.

    Mungkin juga jangan cuma MOU trus, musti ada dp hasil, na dp hasil itu yang dipublikasikan di website Unsrat.

    Mungkin kerja sama bidang penelitian, kaseh informasi, supaya ada kompetisi antar dosen yang bisa dapat grant2 penelitian seperti itu, jangan hanya orang2 tertentu yang dapa tu grant.

    Fungsi website juga khan salah satu dari GCG yaitu adanya transparansi.

    kita yakin kalo website Unsrat lebeh informatif, informasi2 yang beredar di media2 akan bisa di tangkis.

    salam…Viva Unsrat

  11. @ferdinandJW, setiap membaca komentar saudara sangat bijaksana sekali dibandingkan dgn komentar2 laen yg saya baca lebih banyak jadi bahan perfitnahan, yang menjurus kearah2 yg negatif. Setiap perjalanan yg dilakukan ada hasilnya, tapi seperti biasa kalo bisnis informasi lebe banyak menonjolkan sisi negatifnya ketimbang sisi positifnya. Kalo ada yg kase komentar nda ada, karna lawang politik ato mungkin dorang mangiri nda iko perjalanan dinas.

    Ada beberapa hasil yang didapatkan, tapi tidak mungkin diulas disini, mungkin yang berguna antara lain, beasiswa yg diberikan dari universitas kerjasama (hampir setiap bulan mereka selalu datang dan memberikan promosi ke Unsrat), dual degree, pertukaran mahasiswa, dan lain2. Dengan bgini berarti ada manfaatnya bukan!!!

  12. Banyak sekali perguruan tinggi di negera2 sedang/sudah berkembang
    menyadari sangat pentingnya pertukaran dosen, untuk menambah penge
    tahuan,pengalaman,pandangan universal, dsb. Mereka menyadari masing
    masing mempunyai kekurangan/kelebihan. Pentingnya mengadakan rese
    arch study dan kegiatan campus lainnya bersama. Saling menyediakan ako
    dasi (room&board).
    Kalau sekedar ticket pesawat terbang kelas ekonomi/low fares seperti Indo
    nesia ke Eropa barat bisa didapat Rp. 8 juta pulang pergi. dibandingkan bos
    yang di first class Rp, 25 juta apalagi kalau di VIP class.
    Banyak foundation di dunia ini yang rajin membantu kegiatan seperti ini.
    Semoga program seperti ini lebih digalakkan. Semoga!!!
    Kalau terlalu banyak bos keluar negri yang tidak jelas manfaatnya yang seolah untuk refreshing dan menguras kas, Sangat disayangkan.

  13. Kalau memang nntinya stelah balik dari luar negeri, kemudian ada hasil yang baik harus disosialisasikan, dan juga dimuat oleh beritamanado. Spa tau unsrat ke luar negri ada hasil..yg nnti dbwa pulang..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara