
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar menyerahkan Sertifikat Nomor Induk Koperasi, Sertifikat Apresiasi Pelaksanaan (RAT) Tahun Buku 2025 tepat waktu, dan SK Pensiun ASN, serta SK Kenaikan Pangkat bagi aparatur sipil negara di lingkup Pemkot Bitung.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., memimpin Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Korpri Pemerintah Kota Bitung, Senin (20/7/2026), di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung.
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan ini menjadi momentum mempertegas peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Hengky Honandar menyerahkan Sertifikat Nomor Induk Koperasi, Sertifikat Apresiasi Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 tepat waktu, Surat Keputusan (SK) Pensiun ASN, serta SK Kenaikan Pangkat bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.
Dalam upacara tersebut, Wali Kota Hengky Honandar membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Perry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., yang menegaskan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkokoh koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
“Peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat serta mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan,” demikian amanat Menteri yang dibacakan Wali Kota.
Amanat tersebut juga menegaskan bahwa cita-cita besar Bung Hatta terus diperkuat melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto dengan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Hingga kini, lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk dan 1.061 koperasi di antaranya telah mulai beroperasi sebagai fondasi penguatan ekonomi desa dan kelurahan.
Pemerintah juga terus mendorong transformasi koperasi menuju era modern melalui pemanfaatan teknologi digital, sistem pembayaran elektronik, kecerdasan buatan (AI), serta analisis data agar koperasi mampu bersaing di sektor produksi, pertanian, perikanan, energi, ekonomi kreatif hingga startup digital.
Menutup amanat tersebut, Wali Kota Hengky Honandar mengajak seluruh insan koperasi, aparatur pemerintah, dan generasi muda untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola organisasi, memperluas kolaborasi, serta menjadikan koperasi sebagai pilihan utama dalam membangun ekonomi bersama.
“Koperasi masa kini adalah koperasi yang modern, adaptif terhadap teknologi, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan koperasi yang kuat, Indonesia akan semakin maju dan berjaya,” tutup amanat Menteri Koperasi yang dibacakan Wali Kota.
