Berita Utama

PILKADA MINAHASA 2024: Ini Nama-nama Kader Potensial Dari Kalangan Partai Politik

PILKADA MINAHASA 2024: Ini Nama-nama Kader Potensial Dari Kalangan Partai Politik
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Minahasa yang dihuni sejumlah kader potensial

Tondano, BeritaManado.com — Sejumlah nama figur dari kalangan partai politik yang berpotensi maju di Pilkada Minahasa tahun 2024 mendatang kembali hangat diperbincangkan.

Dari empat daerah pemilihan, partai politik peraih kursi di DPRD Kabupaten Minahasa memiliki sejumlah kader potensial untuk diusung sendiri satu paket maupun melalui koalisi.

Dari Dapil I Minahasa (Kecamatan Tondano Raya) ada nama Glady Kandouw (Ketua DPRD Kabupaten Minahasa/PDIP), Okstesi Runtu (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa/Golkar).

Untuk Dapil Minahasa II (Kecamatan Eris, Lembean Timur, Kombi, Remboken, Kakas Raya) ada James Rawung (Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Minahasa), Novlin Tampi (Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Minahasa), Adrie Kamasi (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Minahasa).

Dapil Minahasa III (Kecamatan Langowan Raya, Tompaso Raya, Kawangkoan Raya dan Sonder) ada nama politisi senior seperti Ivonne Andries (Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Minahasa/Golkar), Denni Kalangi (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa/Demokrat), Robby Longkutoy (Komisi I DPRD Kabupaten Minahasa/PDIP) dan tak ketinggalan Imelda Nofita Rewah (DPRD Provinsi Sulut/PDIP).

Bergeser ke wilayah Dapil IV Minahasa (Kecamatan Tombariri, Tombariri Timur, Mandolang, Pineleng dan Tombulu) ada figur Rommy Leke (Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Minahasa/PDIP), Lucia Taroreh (DPRD Kabupaten Minahasa/PDIP) dan Angely Runtu (DPRD Kabupaten Minahasa/Golkar).

Dari nama di atas, sebagian besar berpeluang maju sebagai papan dua atau Wakil Bupati Minahasa, mendampingi Royke Octavian Roring maupun Robby Dondokambey sebagai calon bupati Minahasa.

Terkait hal ini beberapa kader partai peraih kursi di DPRD Minahasa menuturkan bahwa hingga saat ini mereka belum terpikirkan bertarung di Pilkada Minahasa 2024, karena rentang waktunya masih jauh.

Farly Bujung, warga Kawangkoan kepada BeritaManado.com mengatakan bahwa dirinya belum bisa menebak siapa berpasangan dengan siapa, karena memang belum terlihat jelas pergerakan partai politik untuk menjaring bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Yang pasti maneuver politik akan dijalankan setiap partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Minahasa, baik yang mengusung sendiri maupun yang berkoalisi. Kita tunggu saja jika tahapan dari KPU resmi bergulir, perlahan tapi pasti akan mulai terbaca arah dukungan setiap partai politik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Partai Golkar Minahasa Adrie Kamasi dalam beberapa kesempatan saat memimpin konsolidasi internal menegaskan bahwa partainya akan menyiapkan kader terbaik untuk maju di Pilkada tahun 2024 nanti.

“Kami optimis bahwa Pemilu 2024 akan menempatkan Golkar sebagai partai yang bisa mengusung sendiri tanpa koalisi. Namun sebagai partai yang terbuka untuk membawa kesejahteraan untuk masyarakat, maka Golkar siap menerima partai lain untuk berkoalisi,” ujarnya.

Demikian juga diutarakan Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Glady Kandouw, bahwa saat ini yang utama yaitu fokus menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Untuk urusan Pilkada Minahasa 2024 saya serahkan kepada mekanisme partai dan pilihan rakyat Minahasa. Karena menurut saya, bekerja dengan dukungan penuh dari rakyat maka akan membawa Minahasa lebih hebat lagi di masa yang akan datang,” ucapnya.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara