
Penulis: Tim Redaksi
Konsolidasi politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Minahasa Tenggara menunjukkan soliditas menjelang sejumlah agenda politik mendatang.
Bendahara Umum DPP PDIP sekaligus Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, turun langsung menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP se-Minahasa Tenggara yang digelar di Gedung Sporthall Ratahan, Rabu (13/5/2026).
Musancab Jadi Momentum Konsolidasi Partai
Olly hadir didampingi Ketua DPC PDIP Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli.
Kehadiran kedua tokoh partai itu disambut antusias ribuan kader yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi.
Musancab tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD dan DPC PDIP, anggota Fraksi PDIP DPRD Minahasa Tenggara, pengurus PAC demisioner, calon pengurus PAC baru, hingga pengurus ranting dan anak ranting.
Forum itu menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Konsolidasi internal juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.
Olly Dondokambey Tekankan Soliditas Kader
Dalam arahannya, Olly Dondokambey menekankan pentingnya soliditas kader dalam menjaga kekuatan partai di Minahasa Tenggara.
“Para kader di bumi Minahasa Tenggara harus tetap solid bergerak dalam satu komando,” tegas OD di hadapan kader PDIP.
Mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode itu juga mengingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan melahirkan regenerasi kepemimpinan partai yang progresif.
“Pembentukan pengurus PAC yang baru bukan sekadar formalitas, tapi harus betul-betul melahirkan regenerasi kepemimpinan yang progresif sampai di tingkat kecamatan,” pesan OD.
Senada dengan itu, Ronald Kandoli menegaskan bahwa kekuatan utama PDIP tetap bertumpu pada kader dan simpatisan di tingkat bawah.
“Sinergi antara pengurus baru dan elemen masyarakat diharapkan mampu mempertahankan dominasi partai kita di wilayah Minahasa Tenggara,” ujar Ronald.
Musancab PDIP se-Minahasa Tenggara ini menandai penguatan konsolidasi partai di Sulawesi Utara, dengan Mitra tetap diposisikan sebagai salah satu basis penting PDIP di daerah.
