
MANADO – Pasangan Calon Hanny Joost Pajouw dan Gregorius Tonny Rawung hari ini Selasa (20/10/2015) memulai kampanye tatap muka di Manado Timur meliputi Kecamatan Mapanget dan Kecamatan Singkil.
Setelah sukses menyisir Manado Selatan dengan merambah 32 titik pekan lalu, HJP dan TORAng dijadwalkan setiap hari tampil di tiga titik lokasi kampanye di dua kecamatan itu.
“Semuanya sudah siap turun di Mapanget dan Singkil. HJP TORAng akan tampil dengan performa penuh seperti di Manado Selatan dan Manado Utara. Teman-teman di lapangan sudah siap,” kata Ketua Tim Kampanye HJP TORAng, Djenri Keintjem kepada wartawan, Senin kemarin.
Keintjem menjelaskan, tim kampanye, tim independen, dan tim relawan sudah dikerahkan untuk menyambut HJP TORAng di Mapanget dan Singkil.
“Mesin partai PDI Perjuangan kecamatan dan ranting juga sudah lama disiapkan,” ungkap politisi senior PDI Perjuangan Sulut ini.
Sementara itu, Hanny Joost Pajouw menyatakan optimis kampanye di Mapanget dan Singkil akan sukses seperti di Manado Selatan dan Manado Utara.
“Saya optimis, Mapanget dan Singkil juga akan sukses,” katanya. Hal itu diyakini karena HJP dan Tonny Rawung sendiri memiliki kedekatan dengan warga di dua kecamatan itu. Mereka berdua selain tercatat sebagai warga Kecamatan Mapanget, juga aktif dalam pelayanan gereja di sana.
Seperti di Manado Selatan dan Manado Utara, kampanye HJP TORAng di Mapanget dan Singkil juga akan ditandai dengan pelantikan Tim Pemenganan serta pembagian kartu asuransi bagi semua anggota tim.
“Dalam kampanye juga kami akan agendakan pelantikan tim pemenangan, dan pembagian kartu polis asuransi untuk tim,” ujar Roy Suoth, Ketua Tim Independen HJP TORAng. Roy Suooth menjelaskan, target kampanye di Mapanget dan Singkil sama seperti di Manado Utara dan Manado Selatan.
Menurutnya, HJP TORAng sudah memiliki pola baku serta strategi tersendiri untuk memenangkan kampanye di empat wilayah. Di setiap wilayah kami punya pendekatan khusus, tetapi strategi sudah kami siapkan.
“Dalam dua putaran kampanye terbatas sebelumnya, kami mulai menikmati kampanye yang kami istilahkah padat merakyat,” Roy lagi.
Suasana padat merakyat itu, lanjutnya, adalah gambaran kehadiran rakyat yang memadati lokasi kampanye dalam suasana merakyat. Bahkan, suasana lokasi kampanye selalu dipadati pengunjung dan bangsal kampanye terbatas tidak sanggup menampung pendukung. Bahkan beberapa kali kampanye, pengunjung di luar bangsal jauh lebih banyak.
“Kami yakin, Mapanget Singkil juga akan padat merakyat,” kata Suoth. (ads)
