“Karena ini menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau tiba-tiba kita langsung meniadakan honorer, coba bayangkan. Perlu dikaji lebih luas, dan harus ada action plan-nya,” ujarnya.
Menurut Kandouw, diperlukan musyawarah dan embuk bersama untuk memikirkan nasib ribuan THL, terlebih dengan berbagai konsekuensi yang bakal timbul.
(Alfrits Semen)
