
Kawangkoan, BeritaManado.com — Menyikapi aksi demo di depan Kantor Sinode GMIM, Senin (18/4/2022) kemarin di sela-sela pelaksanaan Selebrasi Paskah dan HUT ke-96 Pemuda GMIM, Penatua Riedel Panambunan yang juga merpakan Ketua Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan I memberikan penegasan bahwa pihaknya tidak ambil bagian dalam aksi untuk meminta Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina turun dari jabatannya.
Demikian disampaikannya kepada BeritaManado.com Selasa pagi sekaligus juga sebagai klalrifikasi demi menjaga nama baik Pemuda GMIM khususnya yang ada di Wilayah Kawangkoan I.
Dijelaskannya, bahwa saat ibadah di Stadion Babe Palar Walian, sama sekali tidak ada tanda-tanda akan adanya aksi yang saat ini viral di media sosial.
“Begitu tiba saatnya kami akan melakukan selebrasi dengan berjalan, tujuan kami memang akan ke Kantor Sinode dan finisih disana, selanjutnya kembali ke Stadion. Kami berada di depan kantor Sinode GMIM adalah bentuk ekspresi kami sebagai elemen warga GMIM, karena kami menganggap bahwa gedung tersebut juga adalah rumah kami,” ugnkapnya.
Ditambahkannya, kalaupun ada aksi untuk meminta Ketua Sinode Pdt Hein Arina untuk truun dari jabatannya, mungkin itu dari pihak lain dan bukan dari elemen Pemuda Wilayah Kawangkoan I.
Penatua Riedel Panambunan juga menuturkan bahwa jika memang seluruh Pemuda GMIM akan menyuarakan turunkan Ketua Sinode Pdt Hein Arina, maka itu bisa dilakukan saat yang bersangkutan memimpin ibadah di Stadion Babe Palar.
“Jadi jelas bahwa keberadaan kami Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan I hanya foto ebrsama sebagai bentuk eufooria sukacita merayakan Paskah dan tidak ada maksud lain. Kami juga tidak punya niat untuk menurunkan Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina. Kami menghormati hasil Sidang Majelis Sinode GMIM ke-81 sampai akhir masa jabatan,” tandasnya.
Penatua Riedel Panambunan juga meminta kepada seluruh elemen Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan I untuk tidak ikut-ikutan memberikan komentar negatif di media sosial terkait aksi demo tersebut.
“Kita sebagai pemuda gereja harus memberikan contoh bagaimana hidup menggereja yang baik dan benar. Kami menyampaikan hal ini juga mengingat bahwa Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Pdt Christian Luwuk juga merupakan bagian dari BPMS periode 2022-2027. Jadi kami tegaskan kembali, bahwa Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan I tidak berada dalam bagian aksi demo tersebut,” tegasnya.
(Frangki Wullur)
