Manado – Para aparatur sipil negara diharapkan mampu berperan netral dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pemilukada) serentak pada tanggal 9 desember 2015 mendatang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Sulut Ir Siswa Mokodongan pada rapat koordinasi kehumasan yang di gelar Jumat (26/6/2015), bertempat di Ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut.
Dalam arahannya, Mokodongan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena bertujuan menyamakan visi para birokrat dalam menghadapi pelaksanaan Pemilukada.
“Para aparatur sipil negara diharapkan mampu berperan netral dalam menghadapi pemilukada. Humas menjadi komunikator dan fasilitator dalam menyampaikan program pemerintah, bukan menyampaikan program para calon kepala daerah,” tegas Mokodongan.
Sebagai humas pemerintah juga, para aparatur sipil negara mampu melaksanakan komunikasi timbal balik antara instansi, melancarkan informasi dan meningkatkan koordinasi dalam penyebarluasan informasi.
“Semua program SKPD harus diketahui masyarakat, gunakan media sebagai sarana menginformasikan kepada masyarakat,” katanya.
Dia berharap SKPD tetap fokus akan program yang dijalankan, untuk itu SKPD harus menempatkan pegawai sebagai komunikator publik, mampu bangun soliditas dan solidaritas bersama.
Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong,Msi dalam laporan mengatakan rakor ini diselenggarakan untuk mensinergiskan bersama peran dan fungsi humas dalam membangun hubungan baik dengan pihak luar maupun sesama instansi.
Rakor tersebut diikuti oleh para pegawai yang menangani kehumasan di SKPD lingkup Pemprov Sulut, para peserta juga mendapatkan materi dari para jurnalis terkait hubungan media dan humas.
