Awalnya, KKK bertujuan menyediakan ruang berkumpul, bersosialisasi, serta menjaga dan melestarikan budaya Minahasa di perantauan.
Namun, seiring waktu, KKK berkembang menjadi organisasi besar dengan jaringan cabang di berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.
KKK juga aktif mendokumentasikan sejarah dan kiprah tokoh-tokoh Kawanua dalam sebuah buku sejarah organisasi, yang kini menjadi warisan literasi penting bagi generasi penerus.
Berlandaskan filosofi Minahasa “Si Tou Timou Tumou Tou”, KKK terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan.
Organisasi ini juga fokus pada pelestarian budaya melalui festival, pelatihan bahasa daerah, hingga dokumentasi seni dan tradisi Minahasa.
Pelantikan DPP KKK 2025–2030 ini bukan sekadar serah terima kepemimpinan.
Ini adalah titik tolak baru untuk merajut semangat kolektif dalam membangun masa depan Kawanua yang lebih inklusif, membanggakan, dan bermartabat.
Berikut susunan pengurus:
Ketua Dewan Kehormatan : THEO L. SAMBUAGA
Ketua Dewan Pengawas : RONNY F. SOMPIE
Ketua Dewan Pembina : JORRY S. KOLOAY
Ketua Dewan Penasihat : JAN MARINGKA
Ketua Dewan Pakar : WINSTON TOMMY WATULIU

(***/jenlywenur)
