Berita Utama

Peduli Bangsa, Bongkar Kasus Korupsi Minsel

Peduli Bangsa, Bongkar Kasus Korupsi Minsel

AMURANG—Kasus korupsi di Kabupaten Minahasa Selatan belum ada yang tuntas. Bahkan, sepeninggalan mantan bupati Drs RM Luntungan dan wakil bupati Ventje Tuela, Ssos diperiode pertama tahun 2005-2010. Kasus penyalagunaan korupsi baik yang sedang dilakukan penyelidikan Polres Minsel maupun Polda Sulut belum ada yang beres. Akibatnya, anak cucu kita yang kena getahnya.

Dari amatan wartawan situs ini, bahwa saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara lakukan pemeriksaan para pejabat dan mantan pejabat era RML-VT. Terindikasi, bahwa telah terjadi korupsi besar-besaran melalui APBD 2006-2007 sebesar Rp 42 miliar. Pun demikian, KPK tak mau tinggal diam dengan memanggil para pejabat, mantan pejabat serta sejumlah PNS yang terkait untuk diambil keterangan sebagai saksi.

Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari KPK dalam rangka mendapatkan hasil yang baik dalam kasus korupsi APBD 2006-2007. Karena memang, kasus ini menjadi target utama KPK sendiri. Menjadi hal baru lagi, bahwa di era kepemimpinan bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) saat ini telah memberi andil tidak baik. Karena, dipastikan Tetty Paruntu-demikian panggilan cantik bupati Minsel pilihan rakyat ini. Bupati Tetty-lah yang akan mendapatkan nama jelek bila kasus diatas tak juga tuntas.

‘’Ini kan era-nya bupati Tetty Paruntu. Makanya, bupati CEP harus merespon kasus-kasus korupsi di Minsel. Memang, kasus korupsi terjadi di era RML-VT. Dengan demikian, pihak penegak hukum diminta tegas dan tak pandang buluh untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang terjadi di Minsel khususnya,’’ ujar Ketua Minahasa Selatan Coruption Wacth (MSCW) Ir Yulius Minder Pesik, Kamis (29/09) tadi.

Menurut Pesik, harus dilakukan segera. Sebab, kasus korupsi di Minsel sudah sangat meresahkan. Bagi MSCW sangat mendukung sepak terjang KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat dan mantan pejabat yang terindikasi melakukan korupsi di Minsel. ‘’Bagaimana pun, MSCW tak akan pernah berhenti melakukan langkah-langkah dalam rangka mengungkap kasus korupsi di Minsel. Ini demi, anak cucu kita. Supaya, anak cucu Minsel menjadi baik. Maka, oknum-oknum yang terjerat hukum alias korupsi harus diberantas. Tak terkecuali dengan pejabat di Minsel,’’ ucap Pesik. (ape)

5 tanggapan untuk “Peduli Bangsa, Bongkar Kasus Korupsi Minsel”

  1. Aceng…. butul itu. Jadi sekarang terang musti paksa aparat periksa pa dorang samua. Jang torang Orang Minsel yang jadi korban, dorang kan bukan orang minsel cuma nota dinas dari SHS.

  2. ini samua dapa lia masih ada perang politik yang dibawa Mecky Onibala-M Kairupan di Minsel, itu perang kampanye masih berlanjut. Cuma skarang khan itu RML-VT so nyandak berkuasa, tapi Mecky Onibala-M Kairupan masih berkuasa di Pemprov deng Minsel. Jadi, wajar noh itu kasus2 di RML-VT dikebut, sedangkan kasus DAK 2010 di masa M Onibala-M Kairupan so nyandak ada depe kabar, padahal awal taong ini justru kasus DAK 2010 yang pertama kaluar deng panas.
    Mungkinkah ini lei bagian dari strategi SHS untuk membungkam secara tetap itu dia pe lawan2 politik?????

  3. @Ane & Eta jang taburu-buru mobilang keluarga Pak Paruntu Antek ORBA, memangnya ORBA itu sejenis organisasi terlarang NYADAK TO!!!!???? Keluarga Pak Paruntu Diberkati lewat Pelayan Umum (Politik) karena Keluarga Pak Paruntu sudah lama menabur lewat Pelayanan Kusus (Sosial & Kemasyarakatan) so itu saatnya sekarang keluarga Pak Paruntu ba Pete Tu Buah Hasil Tuannya. Prinsip Tabur Tuai Masih tetap Berlaku, Coba ngoni pe Keluarga bercermin dari kaluarga Pak Paruntu Pasti akan menabur yang demikian, kita biar cuma mo jadi masyarakat biasa sangat bersyukur apa lagi mo jadi sama deng keluarga Pak Paruntu. @Julius: itu Koruptor di Minsel Bukan cuma Ibu Tetti pe tanggung jawab tapi torang samua nnt kita bilang pa KPK & Polres Minsel se cepat selesai itu Dana2 yang kaluar nda JELAS, supaya kalu so JELAS pasti so ada tu momaso penjara yang JELAS!

  4. he..he..he yaaaah. . . Kasiang, Yopi Paruntu, Nini Tumbuan, Teti Paruntu itu antek-antek Orde Baru (ORBA) dulu, jadi mau berantas Korupsi di Minsel, lia jo dulu tare tu KKN sobagitu Pai, Mai, Anak soberkuasa, jadi itulah rakyat nda pernah sadar. Kasihan Minsel . . .

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara