
Tomohon, BeritaManado.com — Satu-satunya imam Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) asal Belanda yang berkarya di Keuskupan Manado Pastor Albertus Smit MSC dikabarkan tutup usia.
Informasi yang diperoleh BeritaManado.com, Kamis (11/8/2022) dari sesama imam MSC Pastor Johanis Mangkey MSC, bahwa Pastor Albertus Smit MSC dinyatakan meninggal dunia dalam usia oleh dokter di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon hari ini pukul 09.17 WITA.
“Dengan adanya kabar tersebut, Keluarga Besar Tarekat MSC Provinsi Indonesia tentu merasa berduka,” kata Pastor Johanis Mangkey MSC.
Pada bagian lain, Provinsial MSC Indonesia Pastor Sam Maranresy MSC sendiri mengaku memiliki kenangan dengan almarhum Pastor Albertus Smith MSC saat pertemuan terakhir di ruang kerjanya di Seminari Xaverius Kakaskasen Mei 2022 lalu.
“Beliau bercerita banyak tentang kecintaannya pada Seminari dan para seminaris, pada umat Tataaran dan umat Taratara yang pernah dilayaninya, yang sungguh meninggalkan kesan mendalam di dalam hidupnya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, almarhum Pastor Smit juga masih mengingat seorang ibu bernama Ketty yang cukup lama menjadi pengasuh, meski akhir-akhir ini sudah ada orang lain yang menjaga dan merawatnya sewaktu masih di Seminari.
“Pater Smit telah memilih menjadi seorang Misionaris Hati Kudus Yesus dan meninggalkan tanah Belanda untuk hadir sepenuhnya bagi anak-anak seminari dan umat yang ia layani. Kini Pater Smit telah meninggalkan dunia ini menuju Tanah Surgawi. Kita doakan keselamatan dan kebahagiaan abadi Pater Smit di surga. Semoga semangat misionernya menjadi juga semangat misioner kita,” ungkap Pastor Sam Maranresy MSC.
“Pater Smit, doakanlah kami para konfratermu yang masih berjuang di dunia ini. Semoga Hati Kudus Yesus dikasihi di seluruh dunia selama-lamanya,” ucap Pastor Sam Maranresy MSC dalam doanya.
Sementara itu, Pastor Johanis Mangkey MSC juga menuturkan kenangan bersama almarhum Pastor Smit saat memulai tahun Probatorium/Septima (Kelas 1 SMP) tahun 1967, dimana saat itu almarhum mengajar Bahasa Latin kepada para siswa di Seminari Kakaskasen.
“Perhatiannya pada pendidikan para seminaris dan passionnya pada Bahasa Latin memenuhi seluruh bakti hidupnya sampai akhir hidupnya. Sungguh suatu hidup yang mulia,” ungkap Pastor Johanis Mangkey.
Adapun Jenazah Pastor Albertus Smit MSC akan dihantar dari Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon dan akan disemayamkan di Kapel Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen, seperti yang dipesankan oleh Pastor Smit semasa hidupnya.
Untuk acara Misa Requiem akan dilaksanakan pada hari Kamis (11/8/2022) pukul 19.00 WITA di Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen yang akan dipimpin oleh Pimpinan Tarekat MSC Provinsi Indonesia.
Acara Misa Pemakaman dan Upacara Pemakaman, setelah konsultasi dengan Uskup Manado akan dilaksanakan pada hari Jumat (12/8/2022) pukul 14.00 WITA bertempat di Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen akan dipimpin oleh Mgr. Benedictus E. Rolly Untu MSC (Uskup Keuskupan Manado).
(Frangki Wullur)
