Agama dan Pendidikan

Paroki Pineleng Gelar Pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi Berkelanjutan

Paroki Pineleng Gelar Pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi Berkelanjutan

Penulis: Jenly Wenur | Minahasa

Aula Paroki St. Fransiskus Xaverius Pineleng tampak lebih ramai dari biasanya pada Jumat (1/5/2026).

Utusan dari berbagai Wilayah Rohani dan Kelompok Kategorial berkumpul untuk mengikuti pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang I Dewan Pastoral Paroki (DPP) ini dibuka langsung oleh Pastor Paroki, RD Maxi Ignatius Manewus, S.Fils, Lic.Iur.Can.

Paroki Pineleng Gelar Pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi Berkelanjutan
Pastor Maxi saat membuka legiatan pelatihan.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pembekalan ini agar para fasilitator di tingkat basis memiliki pemahaman yang mumpuni dan selaras dengan ajaran gereja.

Pelatihan ini dirancang secara intensif dengan membagi materi ke dalam dua sesi utama.

Pada sesi pertama, peserta diajak menyelami dunia Liturgi bersama RP Stenly Vianny Pondaag, S.S, M.Th, MSC, selaku Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Manado.

Tak hanya soal teknis, Pastor Stenly membedah sisi Spiritualitas Pelayan Liturgi, Doa Liturgi Umat, hingga panduan praktis ibadat yang benar di tengah masyarakat.

Paroki Pineleng Gelar Pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi Berkelanjutan
Pastor Stenly memberikan materi terkait liturgi.

Memasuki sesi kedua, suasana semakin dinamis saat Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Manado, RP Hermas Asumbi, S.S, S.S.L, MSC, membawakan materi Kitab Suci.

Peserta diajak menjelajahi “Panorama Kitab Suci” untuk memahami garis besar Kitab Suci, serta mempraktikkan metode Lectio Divina, sebuah teknik membaca Kitab Suci secara meditatif untuk menemukan pesan Tuhan yang menyentuh dengan hidup sehari-hari.

Sesi tanya jawab menjadi momen hangat di akhir setiap sesi bagi para peserta untuk mengupas tuntas kendala yang sering mereka temui di lapangan.

Paroki Pineleng Gelar Pelatihan Fasilitator Kitab Suci dan Liturgi Berkelanjutan
Pastor Hermas memberikan pemahaman lebih dalam tentang Kitab Suci kepada peserta.

Menariknya, salah satu poin penting dari program kerja ini adalah keberlanjutannya.

Pasca pelatihan di tingkat paroki, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak dan memfasilitasi kegiatan serupa di wilayah rohani masing-masing.

Acara ditutup dengan prosesi penyerahan sertifikat oleh Pastor Paroki dan jajaran DPP Bidang I kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi, serta kepada seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol tanggung jawab baru dalam pelayanan.

Dengan bekal ilmu dan spiritualitas yang baru, para fasilitator ini kini siap kembali ke tengah umat untuk menghidupkan firman dan menata liturgi yang lebih bermakna.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara