Kota Tomohon

Pantau Aktivitas Vulkanis, Lokon Dipasang Alat Canggih

Pantau Aktivitas Vulkanis, Lokon Dipasang Alat Canggih
Letusan Lokon 14 Juli 2011 lalu.

TOMOHON-Guna melakukan pemantauan terhadap aktivitas vulkanis yang terjadi, saat ini telah dipasang sejumlah peralatan canggih yang diletakkan baik di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lokon dan Mahawu maupun di sekitar kawah Gunung Lokon.

Demikian diungkapkan Ferry Rusmawan, salah satu petugas Pos PGA Lokon dan Mahawu kepada beritamanado.com, Rabu 2 November 2011. Menurutnya, sejumlah alat-alat tersebut berupa stasiun sesmik dan stasiun GPS. “Untuk stasiun sesmik itu ada lima buah yakni Sesmik Mmpung yang berjarak kurang lebih 700 meter dari kawah Tompaluan, Tatawiran 800 meter, Sea 834 meter, Wailan 1,5 kilometer, dan Kinilow 2 kilometer. Kesemuanya untuk menetukan kedalaman gempa dan pergerakan magma,” ujarnya.

“Sementara untuk tiga stasion GPS Continuous and Benchmarks Location itu untuk memantau perubahan bentuk gunung yang di pasang di Kinilow, Wailan dan Pos PGA serta alat seismograf analog. Ini merupakan sistem digitalisasi pemantauan gunung api Lokon canggih,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskannya banyaknya alat yang dipasang, selain memantau aktivitas vulkanis, alat-alat tersebut dipasang untuk menjaga keseimbangan serta mencegah adanya kerusakan alat lain.

“Ya. Untuk mencegah kerusakan alat lain. Kalau untuk seismograf analog itu disambungkan ke Empung yang paling dekat. Fungsi lain adalah untuk pemantauan rekaman gempa. Kenapa alat-alat seperti itu yang dipasang karena dengan pertimbangann dekatnya jarak pemukiman penduduk dengan pusat titik letusan yang hanya berjarak tiga kilometer sehingga masuk kategori City of Vulcano atau gunung api di tengah kota. Idealnya memang alat-alat seperti itu yang di pasang,” terangnya.

Sementara itu, aktivitas vulkanis Gunung Lokon sendiri, dari data yang diperoleh tanggal 2 November 2011 pukul 00.00-06.00 Wita terjadi enam kali gempa vulkanik dalam (VA) dengan amplitudo 40 milimeter (mm) dengan lama gempa 100 detik (dtk). 14 gempa vulkanik dangkal (VB) dengan amplitudo 4-15 mm dan lama 3-11 dtk, satu kali gempa letusan dengan amplitudo 38 mm, lama gempa 150 detik, tremor dominan 0,5 mm.

Sedangkan dari pukul 06.00-12.00 Wita, terjadi enam kali VA, ampiltudo 10-20 mm, lama gempa 5-10 dtk,  sembilan kali VB, ampiltudo 3-10 mm, lama gempa 3-6 dtk dan tiga kali gempa hembusan dengan amplitudo 15-40 mm dan lama gempa 7-12 dtk, tremor amplitudo 0,5-7 dominan 1. Dan dari pukul 12.00-18.00 Wita, terjadi dua kali VA, amplitudo 24-25 mm, lama gempa 6-7,5 dtk, lima kali VB, amplitudo 3-11 mm, lama gempa 3-6 dtk dan dua kali gempa hembusan amplitudo 8-42 mm lama gempa 100-150 dtk dan tremor amplitudo 0,5-3 dominan 1,5. (iker)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara