
BeritaManado.com — Kabupaten Minahasa Utara kembali mencuri perhatian internasional.
Kali ini, rombongan mahasiswa asal Australia yang mengikuti program Edutourism menghabiskan waktu menjelajahi sejumlah destinasi wisata unggulan di Minahasa Utara, dan pulang dengan kesan mendalam.
Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Umbase Mayuntu, Kepala Bagian Pemerintahan, Seferson Sumampouw, serta Camat Talawaan Alexander Warbung beserta staf kecamatan.
Dalam rangkaian kunjungan, rombongan diajak menikmati keindahan alam Minahasa Utara melalui tiga destinasi utama, yakni Pantai Paal di Likupang Timur, Hotel Casabaio, serta Air Terjun Tunan di Desa Talawaan.
Ketiga lokasi tersebut memperlihatkan kekayaan lanskap Minahasa Utara, mulai dari pesona pantai berpasir putih, akomodasi wisata berkelas, hingga keasrian alam pegunungan.
Novly Wowiling menyampaikan kunjungan ini memiliki nilai strategis dalam upaya memperkenalkan pariwisata Minahasa Utara ke kancah global.
“Kami melihat kunjungan mahasiswa dari Australia ini sebagai peluang besar untuk mempromosikan Minahasa Utara ke dunia internasional. Ketika mereka kembali ke negaranya, mereka akan menjadi duta yang menyampaikan cerita positif tentang keindahan dan keramahan daerah ini,” ujar Novly, saat berada di Air Terjun Tunan, Rabu (4/2/2026).
Ia berharap, pengalaman yang dirasakan para mahasiswa dapat berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Minahasa Utara di masa mendatang.
Kesan positif pun datang dari para peserta Edutourism.
Mereka mengaku terpukau dengan keindahan alam yang masih terjaga serta keramahan masyarakat setempat.
Alexandra, ketua tim mahasiswa yang fasih berbahasa Indonesia, bahkan berperan aktif sebagai penerjemah dalam pertemuan dengan jajaran Pemkab Minut.
“Alam di Minahasa Utara sangat luar biasa. Keindahannya tidak kalah dengan destinasi wisata di negara lain. Yang paling berkesan adalah sambutan masyarakatnya yang hangat dan bersahabat,” katanya.
Turut mendampingi rombongan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat, Dr. Elvis R. Sumanti, MFM.
Elvis menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Manly Manado Society Inc. Sydney dan pemerintah daerah di Sulawesi Utara.
“Program Edutourism ini bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Utara kepada mahasiswa Australia, khususnya destinasi yang ada di Minahasa Utara, agar dapat dipromosikan lebih luas ke depan,” jelasnya.
Sementara Seferson Sumampouw menyampaikan program ini tidak berhenti pada satu kunjungan saja.
Ia mengungkapkan rencana kedatangan beberapa kelompok mahasiswa berikutnya dalam waktu dekat.
“Akan ada grup kedua pada akhir Februari atau Maret, dan jika berjalan baik, disusul grup berikutnya pada bulan Juli. Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi pengembangan pariwisata Minahasa Utara,” ujarnya.
Diketahui, rombongan mahasiswa Australia tersebut berada di Sulawesi Utara selama 10 hari.
Satu hari penuh secara khusus dialokasikan untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Kabupaten Minahasa Utara.
Kunjungan ini diharapkan menjadi jembatan penguatan hubungan antara Australia dan Sulawesi Utara, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga pendidikan dan budaya.
(***/Alfrits Semen)
