Bisnis dan Ekonomi

Pangkas Waktu Pengiriman, Jalur Direct Call Bitung ke Tiongkok Jadi Kunci Ekspor Sulbagtara

Pangkas Waktu Pengiriman, Jalur Direct Call Bitung ke Tiongkok Jadi Kunci Ekspor Sulbagtara
Zaky Firmansyah

Penulis: Sri Surya

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara terus mendorong efisiensi logistik melalui implementasi program direct call dari Pelabuhan Bitung ke Tiongkok.

Program ini dinilai mampu memangkas waktu pengiriman secara signifikan sekaligus meningkatkan daya saing ekspor dari wilayah Indonesia Timur.

Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara, Zaky Firmansyah, mengatakan direct call menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Program direct call dari Pelabuhan Bitung ke Tiongkok ini mampu memangkas waktu pengiriman secara signifikan sekaligus meningkatkan daya saing ekspor Indonesia Timur,” ujar Zaky pada pelaksanaan Media Gathering di Gedung Keuangan Negara Manado, Kamis (16/4/2026).

Sepanjang 2026, telah dilakukan dua kali uji coba direct call, masing-masing pada 9 Maret dan 8 April 2026.

Pengiriman tersebut memuat komoditas lokal seperti produk perikanan, pala, olahan kelapa, dan kertas bobin.

“Pengiriman selanjutnya direncanakan berlangsung pada April atau awal Mei 2026,” kata Zaky.

Selain jalur laut, Bea Cukai juga mendorong pemanfaatan jalur udara melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dengan rute ekspor ke Singapura, Hong Kong, dan Guangzhou.

Melalui berbagai upaya ini, Bea Cukai Sulbagtara berkomitmen memperkuat ekosistem logistik dan meningkatkan daya saing ekspor nasional.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara