Setiap orang, siapapun kita, masyarakat pada umumnya, tidak akan dapat melepaskan diri dari pengaruh lingkaran wacana yang membentuk cara memahami segala sesuatu yang dilihat. Pandangan seseorang akan sesuatu dipengaruhi oleh wacana yang memperkenalkan sesuatu tersebut.
Dalam kerangka pikir itulah, saya melihat FGD yang diselenggarakan ini menjadi sangat urgen dan strategis ditengah konstentasi kedua wacana tersebut.
Mengingat judul FGD, maka posisinya menjadi sangat jelas dalam kontestasi kedua wacana tersebut.
Harapannya, sebagaimana tujuan diselenggarakan FGD ini, yaitu merumuskan langkah konkrit untuk mengatasi hambatan percepatan implementasi energi nuklir dan titik awal terbangunnya konsensus diantara pemangku kepentingan tentang roadmap pengembangan energi nuklir.
FGD ini akan mengakhiri konstetasi wacana dengan memberikan argumentasi yang kokoh, obyektif, komprehensif dan dapat dipertanggung-jawabkan.
Dengan demikian seluruh pihak memahami dan dapat diyakinkan bahwa kedaulatan dan ketahanan energi nasional, yang sejalan pula dengan visi para Pemimpin Bangsa, dapat diwujudkan melalui pengembangan energi nuklir, dengan pembangunan PLTN yang berstandar keselamatan tinggi dan berkelanjutan”.
Jakarta, 14 Oktober 2024.
Wakil Ketua Dewan Pendiri HIMNI
Drs. Markus Wauran.
