Manado – Sebagian besar Calon Legislatif (Caleg) kini memanfaatkan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk memperoleh suara pada pemilu legislatif pada 9 April 2014 mendatang.
Berbagai sterategi politik yang dilakukan Caleg untuk mendapatkan simpati Ormas. Tak hayal, Caleg pun memburu kursi pimpinan Ormas tertentu.
Bukti lainnya, para Caleg turut merekrut para pimpinan Ormas sebagai tim pemenangan. Dengan begitu, baik pengurus dan anggota Ormas tersebut akan diarahkan ke salah satu Caleg tertentu.
Strategi ini telah mewabah ditengah pertarungan politik saat ini. Berbagai Ormas maupun kelompok didompleng Caleg. Dan disebut-sebut sebagai tindakan asas pemanfaatan saat pemilu.
Beragam pihak pun dengan gencarnya mendirikan sebuah organisasi dengan dalih pergerakan memperjuangan kesejahteraan rakyat, ternyata hanya sebuah kedok untuk dilirik dan mendapatkan sesuatu dari Caleg.
Menanggapi peryataan diatas, pengamat parlemen Kota Manado, Terry Umboh tidak menampik kebenarannya. Menurutnya, Ormas merupakan salah satu ladang suara dalam meraih kursi.
Namun menurutnya, asas pemanfaatan tidak berlaku jika para anggota Ormas menganut paham demokrasi yang berlandaskan kebebasan memilih dan dipilih.
Dikatakan Umboh, apapun strategi politik yang dilakukan Caleg tersebut sah-sah saja, tergantung bagaimana pemilih menilai. Dan mau tidaknya dimanfaatkan tergantung pemilih itu sendiri. (leriandokambey)
