
Bitung – Ibu Serly begitu senang melihat buah hatinya bisa memasuki ruangan kelas bersama puluhan siswa TK Pembina Manembo-nembo Atas, Senin (15/7) pagi. Ia tidak menyangka jika pagi itu, anaknya dan puluhan siswa lain bisa mendapatkan ijin melakukan aktivitas belajar mengajar dari pemilik lahan, Adi Mulyono yang melakukan penyegelan sekolah.
“Ini berkat Bapak Wakil Walikota, Max Lomban yang datang langsung ke lokasi menyelesaikan masalah lahan dan mengajak Pak Adi bernegoisasi,” katanya.
Ia bersama puluhan orang tua siswa TK Pembina menganggap Loban pahlawan bagi mereka. Mengingat mereka telah putus asa tidak tahu harus kemana mengadukan nasib yang menimpa anak-anak mereka tidak dapat belajar karena masalah status tanah sekolah.
“Kami sebenarnya sudah putusa asa dan hendak meminta uang pendaftaran kembali kepada kepala sekolah karena beberapa hari lalu kami menghadap Kadispora tapi hanya diminta membujuk Pak Adi agar mau mengijinkan kegiatan belajar dimulai,” katanya.
Bahkan Senin pagi itu, Serly bersama puluhan orang tua siswa lainnya berencana untuk mendirikan tenda diluar pagar sekolah karena tidak tahu harus kemana mengadu. “Namun beruntung Pak Lomban datang dan meminta kepada Pak Adi agar kegiatan belajar mengajar bisa dimulai,” katanya.(enk)

Bisa minta info klo biaya pendaftaran dr playgroup smpe tk brp kang?
Tqbsblmx..
Untung ada Pak Lomban, mar kenapa dang kong jadi bagini?