Manado, BeritaManado.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19.
Ini dibuktikan dengan menyalurkan bantuan bahan pokok yang diperlukan masyarakat Sulut yang bersumber dari recofusing anggaran baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.
“Kita melakukan kegiatan-kegiatan agar supaya masyarakat betul-betul merasakan kehadiran pemerintah. Pemerintah provinsi mendorong kabupaten dan kota masing-masing untuk mempersiapkan untuk kesehatan, bantuan sosial maupun jaring pengaman ekonomi yang ada,” kata Gubernur Olly.
Baik Gubernur Olly maupun Wagub Steven Kandouw sepakat, kepentingan masyarakat adalah yang paling utama dalam penanganan COVID-19.
“Antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus terus mengkoordinasikan program-program untuk mewujudkan koordinasi dan keterpaduan program yang ada selama ini sehingga betul-betul masyarakat bisa mendapatkan manfaat,” imbuhnya.
Lebih jauh, Olly juga mengajak masyarakat Sulut untuk memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami tanaman pangan yang bisa dikonsumsi masyarakat.
“Jangan terbawa dengan situasi kondisi yang ada. Kita manfaatkan pekarangan, kita manfaatkan keluarga kita dalam rangka peningkatan ketahanan pangan dirumah tangga,” pesan Olly.
Di sisi lain, satuan gugus tugas telah mengelompokkan 9 kelompok besar masyarakat yang terdampak akibat COVID-19, rata-rata bekerja di sektor informal, yaitu;
-Pekerja yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa dengan skala Usaha Mikro dan Kecil
-Pekerja yang bergerak di bidang pertanian skala Usaha Mikro dan Kecil
-Pekerja yang bergerak di bidang pariwisata skala Usaha Mikro dan Kecil
-Pekerja yang bergerak di bidang transportasi skala Usaha Mikro dan Kecil
-Pekerja yang bergerak di bidang industri skala Usaha Mikro dan Kecil
-Penduduk yang bekerja sebagai pemulung; Penduduk Lanjut Usia
-Penduduk dengan kebutuhan khusus (Disabilitas) dan Penduduk yang anggota keluarganya terindikasi ODP, PDP, Suspect dan terinfeksi COVID-19.
Adapun paket bantuan dari Pemprov Sulut disalurkan melalui tokoh-tokoh agama, berupa 10 bungkus mie instan, beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok di tengah pandemi COVID-19,” ujar Gubernur Olly.
Adapun total bahan pokok yang telah disalurkan sampai Selasa, 26 Mei 2020 sebanyak 168.805 paket, dengan rincian; Minut 28.601 paket, Minahasa 15.289 paket, Manado 51.129 paket, Bitung 18.077 paket, Bolsel 150 paket, Tomohon 9.869 paket, Mitra 1.922 paket, Boltim 1.152 paket, Bolmut 3.150 paket, Minsel 11.948 paket, Kotamobagu 9.751 paket, Bolmong 6.367 paket, Sangihe 3.223 paket, Sitaro 4.133 paket, dan Talaud 4.044 paket.



