“Masyarakat harus menyadari bahwa virus ini sangat membahayakan. Namun demikian jangan panik dan tetap waspada. Sebab kalau kita tahu aturan dan kita saling menjaga komunikasi dengan orang lain dan mau mendengar anjuran pemerintah, maka COVID-19 ini dapat kita cegah,” ucapnya.
Dukungan Penuh untuk Tenaga Medis
Jaminan Pemprov Sulut untuk memenuhi kebutuhan yang terkena dan terdampak COVID-19 terus direalisasikan dan terus bergerak memberi bantuan sosial, dengan beberapa kloter dan secara bertahap.
Bahkan gubernur dan wagub juga intens memberikan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga dokter dan paramedis yang bertugas di garda terdepan.
Keluarga Olly Dondokambey bersama istri tercinta Rita Tamuntuan, menunjukkan empati kepada para tenaga medis, khususnya di tengah pandemi COVID-19.
Kepedulian itu ditunjukkan dengan memberikan bantuan pribadi berupa 200 set APD berupa masker, hazmat, face shield dan susu steril siap minum kepada para tenaga kesehatan (nakes) serta 1500 masker untuk penjaga pasien di sejumlah rumah sakit di Sulut.
Tenaga dokter dan paramedis juga mendapat perhatian gubernur bersama keluarga, dengan memberikan APD.
Rumah sakit yang menerima bantuan ini yaitu RSUD Anugerah Tomohon, RS GMIM Siloam Sonder, RS Budi Setia Langowan, RS Advent Teling dan RSUD Maria Walanda Maramis.
Bantuan kemanusiaan ini diserahkan oleh utusan keluarga yaitu Jean Sumilat bersama tim di setiap rumah sakit.
Bahkan Gubernur Olly juga menyiapkan tempat istirahat bagi tenaga dokter dan paramedis untuk beristirahat, dengan menyiapkan villa Dahlia di Kalasey.
Villa Dahlia yang terletak di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Kalasey, Kabupaten Minahasa, kini dijadikan sebagai tempat istirahat bagi para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.
Para tenaga medis yang kesehariannya bertugas di ruang isolasi RSUP Kandou Manado, perlu mendapatkan tempat istirahat yang baik.
Menurut Olly, Villa Dahlia yang berkapasitas sekitar 23 kamar ini dipilih karena lokasinya cukup strategis tak jauh dari RSUP Kandou.
Penggunaan sebagai tempat tinggal sementara ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan pihaknya kepada para tenaga medis yang selama ini berjuang terdepan dalam merawat pasien COVID-19.
Tak hanya itu, untuk memudahkan mobilitas para petugas saat berangkat dan pulang dari rumah sakit, Pemprov Sulut akan menyiapkan layanan antar jemput.
Semua yang dikerjakan, bagi Olly bukanlah sebuah pencitraan.
Dia mengajak seluruh masyarakat bersatu dan bergandeng tangan.
“Kesampingkan semua kepentingan mari kita sama-sama bergandeng tangan untuk memutus mata rantai COVID-19, sampai semuanya kembali normal,” tandasnya.
(ADV/Finda Muhtar)


