
Manado, BeritaManado.com– Media sosial di Kota Manado dihebohkan dengan kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Kevin Walangitan, warga Karombasan Timur, Manado.
Peristiwa dugaan tabrak lari tersebut terjadi di Jalan Piere Tendean, Kota Manado, Selasa (4/4/2023), sekitar pukul 23.10 WITA.
Dari informasi yang beredar korban sempat diseret sejauh sekitar 20 meter oleh penabrak yang menggunakan kendaraan roda empat.
Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Noldy Undap membenarkan bahwa korban tewas akibat kecelakaan tersebut.
“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong, dan meninggal dunia pada jam 01.00 WITA,” ujar Kompol Noldy, Rabu (5/4/2023).
Teranyar diketahui pelaku tabrak lari sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian, hal tersebut dibena oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono, Rabu siang.

“Pelaku pengendara Toyota Avanza DB 1360 LF dengan inisial JL (38) yang merupakan WNA (warga negara asing) dan berdomisili di Perumahan Citraland Manado,” jelas Iptu Agus.
JL yang disinyalir WNA asal Tiongkok tersebut kini dalam pemeriksaan di unit Gakum Satlantas Polresta Manado.
“Terkait kewarganegaraan dari JL l, Polresta Manado sudah berkoordinasi dengan pihak Keimigrasian terkait teknis lebih lanjut,” kata Iptu Agus.
Pengakuan pelaku, kejadian tabrakan tersebut terjadi karena pada saat itu cuaca sedang hujan dan mobil yang dikendarai pelaku berkabut.
Kasi Humas Polresta Manado turut menjelaskan bahwa pelaku menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
“Pelaku menyerahkan diri sekitar pukul 11.00 WITA , terkait alasan pelaku melarikan diri usai menabrak korban diduga terkait kendala bahasa,” tandas Iptu Agus.
Untuk diketahui, hingga saat ini pihak Satlantas Polresta Manado masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kecelakaan di jalan Piere Tendean Boulevard Manado ini.
Deidy Wuisan
