
Penulis: Mega Anggawirya Zas | DPRD Sulut
Pengamanan rencana aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diperketat. Sebanyak 500 personel gabungan disiapkan untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kabag Operasi (OPS) Polresta Manado, Kombes Pol Konstantien Samuri, mengatakan ratusan personel tersebut merupakan gabungan dari Polresta Manado, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulut serta personel bantuan dari Polresta Minahasa Utara (Minut).
Menurutnya, pengerahan kekuatan gabungan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi dalam menghadapi rencana aksi mahasiswa yang akan berlangsung di gedung wakil rakyat tersebut.
Selain unsur kepolisian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menyiapkan dukungan pengamanan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Satpol PP Pemprov Sulut, Aldrin Anis, mengungkapkan pihaknya menyiapkan sebanyak 60 personel untuk membantu pengamanan, khususnya di dalam gedung DPRD Sulut.
Kesiapan personel dari unsur kepolisian dan Satpol PP tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung.
Pengamanan diharapkan tidak hanya berfokus pada kelancaran aktivitas di lingkungan Kantor DPRD Sulut, tetapi juga memastikan hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi tetap terlindungi.
Di sisi lain, seluruh peserta aksi diharapkan dapat menyampaikan tuntutan secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.
Dengan kesiapan 560 personel dari unsur kepolisian dan Satpol PP, aparat berharap pelaksanaan unjuk rasa dapat berjalan lancar, aman dan damai.
