“Saya menghargai konsistensi tim Nutrifood Research Center yang selama bertahun-tahun merangkul para peneliti muda Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, melalui program NRC Fellowship,” kata Antonius.
Tahun ini, NRC Fellowship secara spesifik mengangkat salah satu subtopik penelitian terkait inovasi produk berbasis nabati (plant-based) yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional.
Nutrifood melihat bahwa plant-based food merupakan salah satu tren pangan masa depan di dunia. Melalui NRC Fellowship 2022, Nutrifood berharap dapat mendukung lahirnya penelitian terkait inovasi produk pangan fungsional berbasis nabati di Indonesia yang tidak hanya sehat, namun juga baik bagi bumi.
Angelique Dewi selaku Head of Corporate Communication Nutrifood mengatakan, sejalan dengan komitmen Nutrifood untuk menginspirasi hidup sehat serta menjalankan bisnis secara berkelanjutan, Nutrifood telah menjadikan produk pangan berbasis nabati sebagai menjadi salah satu fokus inovasi produknya.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk nabati memiliki berbagai manfaat kesehatan, contohnya dalam hal manajemen berat badan dan metabolisme energi, membantu kontrol glikemik, dan mengubah komposisi mikrobiota usus untuk mendukung kesehatan.
Konsumsi pangan berbasis pangan nabati juga berdampak positif bagi lingkungan karena dapat mengurangi jejak karbon, penggunaan lahan dan air, serta dampak lingkungan lainnya.
“Selama beberapa tahun terakhir, Nutrifood telah melakukan beberapa riset terkait pangan nabati dengan berbagai institusi dan kami telah meluncurkan beberapa produk berbasis nabati melalui merek-merek kami, sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati produk sehat berbasis nabati,” jelas Angelique.
Program NRC Fellowship 2022 akan dibuka mulai 10 Januari hingga 11 Februari 2022.
Pada tahap awal, peserta diharapkan dapat mengirimkan abstrak berisi ide proposal penelitian terkait salah satu dari tiga subtopik berikut, yakni:
- Inovasi produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL) untuk mencegah penyakit tidak menular.
- Inovasi teknologi pangan sebagai strategi menghasilkan produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL).
- Inovasi produk berbasis nabati (plant-based) dengan potensi sebagai pangan fungsional dan mendukung kelestarian lingkungan.
Peserta yang berhasil lolos seleksi tahap awal akan mendapatkan sesi pelatihan penelitian dari tim NRC, dilanjutkan dengan proses seleksi wawancara dan presentasi di depan para dewan juri.
Tim yang berhasil terpilih sebagai awardee NRC Fellowship 2022 akan mendapatkan pendampingan dari tim NRC selama penelitian serta dukungan dana penelitian dengan total senilai ratusan juta rupiah.
Untuk informasi lebih lanjut terkait NRC Fellowship 2022, kunjungi: www.nutrifood.co.id/our-events/nutrifood-research-center-fellowship/about/.
(***/srisurya)
