Sementara itu, Travel & Tourism Development Index 2026 versi World Economic Forum menempatkan Indonesia di peringkat ke-23 dunia. Indeks ini mengukur kondisi yang mendukung pengembangan sektor perjalanan dan pariwisata, bukan kenyamanan menetap setelah pensiun.
Perbedaan metodologi tersebut memperlihatkan bahwa setiap ranking memiliki tujuan dan indikator tersendiri.
Bagi calon pensiunan yang ingin menetap di luar negeri, keputusan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada posisi sebuah negara dalam daftar. Kondisi kesehatan, kemampuan finansial, ketentuan perpajakan, izin tinggal, serta kebutuhan keluarga tetap harus diperhitungkan.
Pada akhirnya, Malaysia menjadi pilihan teratas dalam Rumavi Global Relocation Index 2026 kategori pensiunan. Indonesia sendiri berada di posisi ke-58 dari 192 negara yang dinilai.
Hasil ini memberikan gambaran mengenai persaingan negara-negara dalam menarik penduduk usia pensiun dari berbagai belahan dunia, sekaligus menunjukkan pentingnya kualitas layanan kesehatan, keterjangkauan hidup, dan kemudahan menetap dalam menentukan daya tarik sebuah negara.
Sumber: Rumavi Global Relocation Index 2026, kategori Best Countries for Retirees dan Methodology.
